www.bisnistoday.co.id
Kamis , 17 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Menguat Seiring Optimisme  Pasar terhadap Inflasi AS
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Menguat Seiring Optimisme  Pasar terhadap Inflasi AS

IHSG menguat
Penguatan IHSG ditopang beli spekulatif saham./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (12/7) ditutup menguat 11,29 poin ke posisi 6.808,21. Sementara indeks LQ45 naik 3,03 poin ke posisi 957,98. Penguatan seiring optimisme pasar terhadap infasi Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis pada Kamis (13/7) dini hari waktu Indonesia.

Analis Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei mengatakan, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini mengukuiti bursa global yang dipengaruhi optimisme pasar menjelang rilis data inflasi AS. Selain itu, ekspektasi bahwa kinerja perbankan kuartal II-2023 akan baik juga menjadi sentimen positif.

Konsensus memproyeksikan inflasi Amerika Serikat (AS) akan berlanjut menurun dari 4 persen ke 3,1 persen year on year (yoy) dan inflasi inti dari 5,3 persen (yoy) menjadi 5 persen (yoy).

Selain itu, pada pekan ini, beberapa pejabat The Federal Reserve (The Fed) mengatakan bank sentral kemungkinan perlu menaikkan suku lebih lanjut untuk mengekang inflasi, namun, akhir dari siklus pengetatan semakin dekat.

Dibuka Menguat

Dibuka menguat, IHSG berada di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG cenderung betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 1,21 persen, diikuti sektor properti dan sektor kesehatan yang masing-masing meningkat 0,77 persen dan 0,12 persen.

Sedangkan, empat sektor terkoreksi yaitu sektor energi turun paling dalam minus 1,11 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barah konsumen non primer yang masing-masing turun minus 0,24 persen dan 0,20 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRON, WIRG, BGTG, UNIQ dan RELF. Sedangkan, saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KING, GRPM, IRSX, GJTL dan TOBA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.338.035 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,26 miliar lembar saham senilai Rp8,74 triliun. Sebanyak 260 saham naik, 264 saham menurun, dan 219 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 259,69 poin atau 0,81 persen ke 31.493,90, indeks Hang Seng menguat 201,11 poin atau 1,08 persen ke 18.860,94, indeks Shang Hai melemah 25,24 poin atau 0,78 persen ke 3.196,13, dan indeks Strait Times menguat 14,26 poin atau 0,46 persen ke 3.178,46./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan dari The Infobank Insurance Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan...