SEMARANG, Bisnistoday – PT Jasamarga Semarang Batang sebagai anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat selama Januari 2023 sampai Agustus 2023 sebanyak 7.059.390 kendaraan. Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022, terjadi peningkatan sebanyak 1,03%.
Hal tersebut diungkapkan oleh Nasrullah, Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang melalui keterangnya di Semarang, Jumat (22/9). Saat ini, sebanyak 5 Gerbang Tol (GT) yang dioperasikan dalam ruas tersebut, yakni GT Kalikangkung, GT Kaliwungu, GT Kendal, GT Weleri dan GT Kandeman.
Nasrullah mengutarakan, Jalan Tol Batang-Semarang memiliki 4 lokasi Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di KM 360 B, 379 A, 389 B, dan 391 A. Selain itu, tersedia juga layanan lainnya yang dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol seperti fasilitas derek gratis 24 jam (sampai dengan Exit Tol terdekat), pantauan CCTV dan update informasi perkembangan situasi lalu lintas secara real-time melalui Dynamic Message Sign (DMS).
“Dengan hadirnya Jalan Tol Batang-Semarang ini tentunya berpotensi memberikan dampak positif bagi pengguna jalan, masyarakat pada umumnya dan Pemerintah melalui penyediaan konektivitas antar wilayah,” terang Nasrullah.
Ia mengatakan, kehadiran jalan tol ini mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari Kabupaten Batang menuju Kota Semarang dan sebaliknya menjadi 1 jam lebih cepat dibandingkan melalui akses jalan non-tol.
Selain itu, lanjut Narullah, Jalan Tol Batang-Semarang juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Tengah dengan menciptakan lapangan kerja dan peluang bisnis baru, memberikan dukungan terhadap pertumbuhan sektor pariwisata di daerah yang dilalui jalan tol, serta mengurangi potensi kemacetan pada Jalan Nasional sehingga memperlancar arus mobilitas logistik.
“PT Jasamarga Semarang Batang mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup dan mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan. Jika lelah berkendara, istirahat di tempat yang telah disediakan. Tetap berhati-hati dan menaati peraturan yang berlaku di jalan tol.”
Kawasan Industri
Narullah mengatakan, Jalan Tol Batang-Semarang yang dikelola oleh PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) sepanjang 75 km menjadi penghubung wilayah Trans Jawa khususnya di wilayah Jawa Tengah. Jalan tol ini terpilih sebagai jalan tol yang mampu menjadi magnet dalam pengembangan kawasan industri dan mengundang para investor di sentral Jawa.
Menurutnya, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian nasional, PT JSB telah menyelesaikan Pembangunan Simpang Susun Kawasan Industri Batang yang merupakan akses penghubung antara Jalan Tol Batang-Semarang dengan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
“Nantinya, keberadaan KITB ini dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan infrastruktur, mendukung sektor industri di wilayah tersebut serta mampu menumbuhkan bangkitan lalu lintas kendaraan di Jalan Tol Batang-Semarang.”
Jalan Tol Batang-Semarang merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang menghubungkan 3 wilayah besar di Provinsi Jawa Tengah yaitu Kota Semarang, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang dimana jalan tol ini terkoneksi langsung dengan Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C di sisi Timur dan Ruas Jalan Tol Pemalang-Batang di sisi Barat./





































