JAKARTA,Bisnistoday-PT Pegadaian (persero) catatkan Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Tahap I Tahun 2020 (Obligasi Tahap I) dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian Tahap I Tahun 2020 (Sukuk Mudharabah Tahap I) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/5).
Dalam keterangan PT Pegadaian (Persero) di Jakarta, kemairn, Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Tahap I Tahun 2020 yang dicatatkan tersebut memiliki nilai nominal sebesar Rp400 miliar yang terdiri dari Seri A (PPGD04ACN1) dengan nilai nominal Rp330 miliar jangka waktu 370 Hari Kalender, dan Seri B (PPGD04BCN1) dengan nilai nominal Rp70 miliar jangka waktu 3 Tahun.
Sedangkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian Tahap I Tahun 2020 yang dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp100 miliar, terdiri dari Seri A (SMPPGD01ACN1) dengan nilai nominal Rp51 miliar jangka waktu 370 Hari Kalender, dan Seri B (SMPPGD01BCN1) dengan nilai nominal Rp49 miliar jangka waktu 3 tahun.
Berdasarkan hasil pemeringkatan untuk Obligasi Tahap I ini adalah idAAA dan Sukuk Mudharabah Tahap I adalah idAAA(sy) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”). Sementara itu, PT Bank Mega Tbk akan bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.
Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2020 sebanyak 26 emisi dari 21 emiten senilai Rp24,06 triliun.
Dengan pencatatan tersebut maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 431 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp437,16 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 116 emiten.Kemudian Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 99 seri dengan nilai nominal Rp3.028,99 triliun dan USD400 juta. EBA sebanyak 11 emisi senilai Rp9,20 triliun. idx/


