www.bisnistoday.co.id
Kamis , 10 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Akhir Pekan IHSG dan Kurs Rupiah Ditutup Menguat
Bursa

Akhir Pekan IHSG dan Kurs Rupiah Ditutup Menguat

IHSG menguat
IHSG pada perdagangan akhir pekan, Jumat (09/08) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (23/08) ditutup menguat 55,61 poin ke posisi 7.544,29. Sementara indeks LQ45 naik 8,85 poin ke posisi 943,21. Penguatan mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia.

“Bursa regional Asia cenderung bergerak melemah seiring dengan sikap para pelaku pasar yang cenderung ‘wait and see’ dalam berinvestasi pada pasar keuangan saham. Hal ini menyusul kenaikan imbal hasil treasury Amerika Serikat (AS), yang mana US 10 year treasury yield naik 5 basis poin. Pasar menilai kenaikan tersebut seiring meredanya kekhawatiran resesi di AS,” sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (23/8).

Di sisi lain, pasar juga dengan hati-hati menunggu pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell di simposium Jackson Hole pada hari ini, yang mana pasar cenderung menantikan arah kebijakan The Fed untuk mengukur waktu dan besarnya penurunan, serta berapa kali pemangkasan suku bunga AS menjelang akhir tahun ini.

Dari dalam negeri, IHSG menguat seiring meredanya situasi dan kondisi politik terkait pernyataan Wakil Ketua DPR yang mengumumkan bahwa DPR membatalkan Revisi UU Pilkada, sehingga Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sebelumnya tetap berlaku.

Dengan iklim demokrasi dan pengelolaan pemerintah yang sehat, hal ini akan memberikan dampak positif untuk pembangunan ekonomi dalam negeri.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor menguat yaitu dipimpin sektor industri sebesar 1,70 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor keuangan yang masing-masing naik sebesar 1,36 persen dan 1,27 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TMPO, TNA, NZIA, JAWA dan INPC. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni VISI, MANG, ZBRA, COCO dan UNIQ.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 986.144 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,90 miliar lembar saham senilai Rp13,71 triliun. Sebanyak 407 saham naik 170 saham menurun, dan 212 tidak bergerak nilainya.

Baca juga:Akhir Pekan IHSG Melemah, Kurs Rupiah Menguat

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 153,30 poin atau 0,40 persen ke 38,364,30, indeks Hang Seng melemah 28,90 poin atau 0,16 persen ke 17.612,09, indeks Shanghai menguat 5,60 poin atau 0,20 persen ke 2.854,37, dan indeks Strait Times menguat 14,40 poin atau 0,43 persen ke 3.387,98.

Rupiah Menguat

Di pasar uang, kurs rupiah ditutup menguat 108 poin atau 0,69 persen menjadi Rp15.492 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.600 per dolar AS. Penguatan seiring pasar menunggu pidato Ketua bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed Jerome Powell terkait kebijakan suku bunga acuan.

“Pasar wait and see pidato Gubenur The Fed malam ini waktu Indonesia,” kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova seperti dikutif Antara.

Pelaku pasar memproyeksikan penurunan suku bunga acuan AS atau Fed Funds Rate sebesar 25 basis poin pada September 2024.

Sementara dari dalam negeri faktor penting terkait dengan polemik Rancangan Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) dan dinamika politik.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) pilkada batal dilaksanakan dan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pilkada akan berlaku.

Untuk itu, dia memastikan pada saat pendaftaran calon kepala daerah untuk pilkada pada 27 Agustus 2024 bakal menerapkan putusan dari MK.

Sementara Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat naik ke level Rp15.554 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.579 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...