www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Prof. Rhenald Kasali : Penguji Menteri Bahlil Terkemuka Bukan Kaleng-Kaleng
Humaniora

Prof. Rhenald Kasali : Penguji Menteri Bahlil Terkemuka Bukan Kaleng-Kaleng

Rhenald Kasali
Prof. Rhenald Kasali, Rumah Perubahan./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Guru Besar Universitas Indonesia Prof. Rhenald Kasali, Ph.D angkat suara terkait hebohnya Menteri Bahlil Lahadalia menyandang gelar doktor dari Universitas Indonesia. Menurut pakar manajemen terkemuka di Tanah Air ini, penguji sidang terbuka doktoral Menteri Bahlil di  Sekolah Kajian Strategis dan Global (SKSG) UI adalah penguji terkemuka dan bukan kaleng-kaleng.

“Benarkah demikian silakan Anda menilai sendiri mana yang benar tetapi inilah kajian yang dilakukan melalui wawancara pada 5 orang tokoh yang telah melakukan bimbingan jadi ada tiga orang pembimbing dua orang co promotor dan satu orang promotor dan kemudian salah satu copromotornya ini adalah juga merangkap sebagai Direktur Sekolah Kajian Strategis dan Global (SKSG) jadi ini adalah program studi yang diambil oleh saudara Bahril Lahadalia kemudian juga ketua sidang kemudian ditambah lagi dengan satu orang penguji Dan pengujinya ini juga bukan kaleng-kaleng,” ujar Rhenald Kasali di Kanal youtube.com bertajuk Intrigue belum lama ini.

Rhenald mengatakan, mereka (para penguji) Menteri Bahlil adalah orang-orang terkemuka lintas disliplin ilmu yang memeliki intelektualitas yang tidak diragukan lagi.  “Ini adalah orang-orang terkemuka yang memiliki intelektualitas yang Tidak diragukan Seperti apa Mari kita saksikan bersama-sama,” ujar Rhenald.

Sebagaimana diketahui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia jadi perbincangan  usai menerima Gelar Doktor  dari Universitas Indonesia (UI).  Sidang berlangsung di Gedung Makara Art Center UI pada Rabu (16/10) dan dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. I Ketut Surajaya, S.S., M.

Penguji dalam sidang tersebut terdiri dari Dr. Margaretha Hanita, S.H., M.Si., Prof. Dr. A. Hanief Saha Ghafur, Prof. Didik Junaidi Rachbini, M.Sc., Ph.D. (Rektor Universitas Paramadina), Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., (Rektor Institute Pertanian Bogor) dan Prof. Dr. Kosuke Mizuno dari Universitas Kyoto (Jepang).

Sementara promotor sidang doktor Bahlil terdiri dari Prof. Dr. Chandra Wijaya, M.Si., M.M, serta ko-promotor Dr. Teguh Dartanto, S.E., M.E (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI) dan Athor Subroto, Ph.D.

Sebagaimana diketahui, Prof. Dr. Chandra Wijaya, M.Si, MM terpilih menjadi Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) periode 2020 – 2024.  Prof. Chandra memiliki visi mewujudkan FIA UI sebagai advokator dan mendukung UI menjadi lima besar di Asia Tenggara.Bahlil mengangkat isu hilirisasi komoditas nikel dalam disertasinya yang berjudul ‘Kebijakan, Kelembagaan dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia’.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sekjen Kemendikdasmen
Humaniora

Kemendikdasmen Dorong Tata Kelola Pendidikan yang Terintegrasi dalam RUU Sisdiknas

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan masukan terkait...

SDN Gunungsitoli
Humaniora

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 18 Satuan Pendidikan di Gunungsitoli Kep.Nias

GUNUNGSITOLI, Bisnistoday - Bagi murid dan guru di Kota Gunungsitoli, revitalisasi sekolah...

Acara bincang kesehatan yang diadakan PTPN III (dok: PTPN)
Humaniora

Perkuat Budaya Wellbeing, PTPN Group Gelar Aksi Donor Darah

JAKARTA, Bisnistoday - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menggelar kegiatan kemanusiaan berupa...

STPN Yogya
Humaniora

Mengenal Lebih Dekat Program Studi di Politeknik Agraria STPN

SLEMAN, Bisnistoday - Menentukan program studi (prodi) menjadi salah satu keputusan penting...