www.bisnistoday.co.id
Jumat , 21 Agustus 2026
Home HEADLINE NEWS Menteri PU Pastikan Suplai Air Irigasi Bendungan Semantok Nganjuk Stabil
HEADLINE NEWSNasional

Menteri PU Pastikan Suplai Air Irigasi Bendungan Semantok Nganjuk Stabil

Menteri PU
MENTERI PU, Dody Hanggodo saat meninjau Bendungan Semantok, di Nganjuk, Jatim./
Social Media

NGANJUK,  Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memastikan Bendungan Semantok yang berlokasi di Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk dapat memberikan manfaat optimal untuk mendukung pertanian, guna mewujudkan swasembada pangan nasional. Bendungan ini telah diresmikan pada akhir tahun 2022 lalu dengan fungsi utama untuk mengairi lahan pertanian seluas seluas 1.900 Hektare.

Menteri PU Dody Hanggodo ingin memastikan pengelolaan Bendungan Semantok berjalan optimal, baik dari sisi teknis maupun pemanfaatannya sebagai pasokan air irigasi agar lebih stabil sepanjang tahun, khususnya di musim kemarau.

“Bendungan Semantok dibangun untuk mengatasi masalah kekeringan di wilayah ini. Dulu, saya pernah datang ketika bendungan ini belum terisi air, dan sekarang, berkat musim hujan, waduk sudah penuh dan siap dimanfaatkan untuk mengairi sawah,”kata Menteri Dody saat meninjau Bendungan Semantok, Selasa (12/8/2025).

Pada musim kemarau, Bendungan Semantok dapat dimanfaatkan sebagai pendistribusi air irigasi guna mencegah terjadinya kekeringan pada areal persawahan di wilayah hilir. Bendungan ini dilengkapi jaringan irigasi sebesar 2,47 m3/detik untuk menyuplai lahan pertanian seluas 1.900 Ha. Dengan begitu, kehadiran bendungan diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian di daerah tersebut yang sebelumnya menggunakan sistem perairan tadah hujan.

Bendungan ini didesain memiliki kapasitas tampung sebesar 32,67 juta m3 yang bersumber dari aliran Sungai Semantok. Dengan panjang puncak bendungan sekitar 3 km, Bendungan Semantok dikenal memiliki tubuh bendungan terpanjang di Indonesia.

Selain memberi manfaat sebagai penyuplai irigasi pertanian, bendungan dengan luas area genangan sebesar 365 hektare ini juga diproyeksi sebagai penyedia air baku sebesar 312 liter/detik untuk melayani 3 kecamatan di Nganjuk, yakni Rejoso, Lengkong, dan Gondang. Kehadiran Bendungan Semantok juga berfungsi mereduksi risiko banjir 137 m3/detik pada wilayah hilir yang dialiri Sungai Semantok saat musim hujan.

Menteri Dody berharap kehadiran Bendungan Semantok memberikan manfaat ganda tidak hanya sebagai penopang sektor pertanian, pengendali banjir dan penyuplai air baku, tetapi juga membuka peluang untuk pengembangan kawasan sebagai destinasi pariwisata di Jawa Timur yang dapat menumbuhkan ekonomi lokal.

“Bendungan ini dibuka untuk umum, terutama saat musim libur nasional, sehingga dapat memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Menteri Dody./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mendag Busan
HEADLINE NEWS

Mendag Busan Gelar CEO Gathering TEI di Solo, Ajak Pelaku Usaha Dongkrak Ekspor di Trade Expo Indonesia ke-41

SOLO, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Budi Santoso mengumpulkan para pelaku usaha dalam...

Gempa Flores
Nasional

Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Nagekeo dan Manggarai

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak dalam penanganan pascabencana...

Nasional

BMKG Peringatkan Adanya Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Samudra Hindia

JAKARTA, Bisnistoday - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini...

Gas Elpiji
EnergiHEADLINE NEWS

Pemerintah Diminta Perbaiki Kebijakan Subsidi dan Transisi Energi

JAKARTA, Bisnistoday – Ruang fiskal yang kian menyempit memaksa Indonesia berhadapan dengan...