CIREBON, Bisnistoday – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) selaku pengelola Ruas Jalan Tol Palimanan–Kanci (Palikanci) memberi perhatian khusus bagi pelayanan pengguna jalan, termasuk dalam mendukung kelancaran lalu lintas menuju berbagai destinasi wisata. Salah satunya melalui pengelolaan Gerbang Tol (GT) Ciperna Barat dan GT Ciperna Timur yang menjadi akses strategis menuju kawasan wisata sejarah dan alam Linggarjati, Kuningan, Jawa Barat, sekaligus menghubungkan arus lalu lintas dari arah Jakarta maupun Jawa Tengah.
VP Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan, “Selama periode dari Triwulan I hingga pertengahan Triwulan III tahun 2025, GT Ciperna Barat mampu melayani sebanyak lebih dari satu juta kendaraan. Angka ini mencerminkan tren peningkatan yang konsisten, seiring tingginya mobilitas masyarakat, khususnya menuju kawasan wisata dan pusat kegiatan di wilayah Cirebon, termasuk Linggarjati sebagai destinasi wisata sejarah yang menjadi kebanggaan daerah,” ujar Ria.
Keberadaan GT Ciperna memudahkan wisatawan untuk mencapai Linggarjati,serta menjadi simpul penting bagi pergerakan kendaraan menuju pusat kota Cirebon, kawasan industri, dan berbagai destinasi lain di wilayah Kuningan dan sekitarnya. Linggarjati sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bersejarah yang memiliki nilai penting dalam perjalanan diplomasi Indonesia, sekaligus menawarkan pesona alam pegunungan yang asri. Akses tol yang lancar membuat wisatawan dapat menghemat waktu perjalanan sehingga lebih leluasa menikmati pengalaman wisata sejarah dan alam di kawasan tersebut.
Ria menekankan bahwa keberadaan gerbang-gerbang tol di Ruas Palikanci tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat lokal, namun juga menjadi pendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah. “Kami memahami pentingnya peran infrastruktur jalan tol dalam memperlancar akses ke destinasi wisata. Dengan pelayanan optimal di gerbang tol, kami berharap dapat meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah melalui sektor pariwisata,” tutur Ria.
Selain itu, JTT juga berkomitmen dalam menyiagakan petugas operasional dan layanan lalu lintas 24 jam untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan pengguna jalan, terutama saat terjadi peningkatan volume lalu lintas pada musim liburan atau akhir pekan. Informasi lalu lintas terkini juga disampaikan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan Dynamic Message Sign (DMS) di sepanjang jalan tol.
Dengan layanan yang terintegrasi, Ruas Tol Palimanan–Kanci diharapkan dapat terus menjadi jalur andalan wisatawan untuk menuju berbagai destinasi tempat wisata termasuk wisata sejarah seperti Linggarjati serta kawasan wisata lainnya di Kuningan, Cirebon, serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna jalan./




