www.bisnistoday.co.id
Jumat , 18 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Lindungi Investor Ritel, BEI Akan Terapkan Efek dalam Pemantauan Khusus
BURSA & KORPORASI

Lindungi Investor Ritel, BEI Akan Terapkan Efek dalam Pemantauan Khusus

Direktur Pengembangan PT BEI, Hasan Fawzi
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menerapkan efek dalam pemantauan khusus. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan perlindungan terhadap investor, khususnya investor ritel, sekaligus menungkatkan transparansi kondisi fundamental emeiten.

Direktur Pengembangan PT BEI, Hasan Fawzi saat edukasi wartawan pasar modal di Jakarta, Kamis (1/7) menjelaskan, BEI akan membuat
kriteria atas efek-efek yang dipandang diperlukan untuk mendapat perhatian khusus.

Selain itu, lanjut Hasan, BEI akan memberikan satu tahapan dalam pengenaan tindakan yang dilakukan oleh bursa terhadap perusahaan tercatat atau saham-saham yang mengalami kondisi atau memenuhi kriteria catatan khusus tertentu.

“Kalau selama ini misalnya tindakan itu langsung berupa tindakan suspensi, maka melalui implementasi perdagangan efek dalam pemantauan khusus ini, nanti saham-saham dimaksud tetap kita izinkan dan dapat diperdagangkan. Tentunya dengan pembedaan khusus, guna memastikan transparansi serta perdagangannya dapat dilakukan secara teratur, wajar, dan efisien,” ujar Hasan.

Ia berharap implementasi perdagangan efek dalam pemantauan khusus tersebut bisa menjadi jawaban atas keinginan atau keluhan baik dari sisi investor, anggota bursa, terutama dari perusahaan tercatat yang selama ini harus menerima tindakan langsung berupa suspensi atas saham-sahamnya.

Untuk itu, BEI berencana menerapkan mekanisme perdagangan secara bertahap dalam dua fase implementasi. Pertama, bursa akan mengembangkan instrumen baru untuk saham-saham yang dikelompokkan dalam pemantauan khusus atau watch list.

“Pada fase pertama ini, saham-saham yang masuk dalam pemantauan khusus ini nanti tetap akan diperdagangkan dengan mekanisme yang sama seperti saat ini yaitu secara continuous auction atau lelang berkelanjutan, tapi ada pembedaaan dari sisi parameter auto rejectionnya yang kita bedakan dengan saham-saham yang tidak terkena pemantauan khusus atau yang di luar daftar efek pemantauan khusus. Auto rejection akan kita kenakan 10 persen untuk semua tingkatan harga, tapi dengan catatan akan mengikuti ketentuan auto rejection selama masa pandemi,” kata Hasan.

Pada fase pertama tersebut, bursa juga akan memberikan notasi khusus yaitu notasi “X” sebagai penanda bahwa saham tersebut telah masuk dalam kategori efek dalam pemantauan khusus.

Sementara pada fase kedua, bursa akan mengembangkan papan sendiri untuk efek dalam pemantauan khusus yang dinamakan Papan Pemantauan Khusus, di mana nanti efek-efek yang memenuhi kriteria dalam pemantauan khusus tersebut akan dipisahkan dan dimasukkan dalam papan tersebut.

“Di sisi lain, mekanisme perdagangannya nanti akan kita ubah, tidak lagi secara continuous auction seperti di pasar reguler sekarang, tapi akan kita gunakan mekanisme periodic call auction. Jadi nanti lelangnya tidak berkelanjutan, tapi dilakukan dalam tahap-tahap secara periodik. Dalam satu hari, nanti akan kita lakukan beberapa kali,” ujar Hasan.

Ia menambahkan pengaturan tentang kriteria dan mekanisme perdagangan saham yang masuk dalam kriteria efek dalam pemantauan khusus tersebut diatur dalam peraturan baru BEI tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dalam Pemantauan Khusus dan sudah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Rencananya dalam waktu dekat kami akan keluarkan dan mengundangkan peraturan baru ini. Selanjutnya rencana untuk implementasi awal akan kita lakukan di tanggal 19 Juli 2021 yang akan datang. Jadi dalam waktu dekat akan mulai kita terapkan,” kata Hasan./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan dari The Infobank Insurance Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Asuransi BRI Life Raih Enam Penghargaan TADEA 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih enam penghargaan dalam ajang...

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025, serta melanjutkan pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026. (dok: Ciputra Life)
BURSA & KORPORASI

Pertumbuhan Bisnis Ciputra Life Berlanjut di Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif...