www.bisnistoday.co.id
Kamis , 17 September 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Naik Kelas, IKM Kosmetik Tembus Pasar Papua Nugini
Ekonomi & Bisnis

Naik Kelas, IKM Kosmetik Tembus Pasar Papua Nugini

Kosmetik
SEJUMLAH Produk kosmetik yang terpajang di etalase penjualan, di Jakarta. Produk kosmetika nasional menembus pasar Papua Nugini./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Follow Me Indonesia, IKM binaan Kemenperin, menembus pasar ekspor Papua Nugini melalui produk parfum dan gel rambut. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, keberhasilan IKM menembus pasar internasional menunjukkan bahwa produk kosmetik dalam negeri semakin kompetitif, baik dari sisi kualitas, keamanan, maupun inovasi.

“Pemerintah akan terus mendukung industri kosmetik, parfum, dan gaya hidup sehat (wellness) agar semakin meningkatkan kinerja positifnya di pasar ekspor. Produk kosmetik buatan Indonesia semakin dipercaya di pasar dunia karena memiliki kualitas yang baik, aman, dan terbukti memberikan manfaat bagi konsumennya,” kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (16/9).

Menperin menegaskan, sektor industri kosmetik nasional memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin memprioritaskan kesehatan, kebugaran, kualitas, serta nilai-nilai kesehatan. Momentum pertumbuhan ini perlu dimanfaatkan oleh pelaku industri nasional untuk memperkuat kapasitas produksi, meningkatkan inovasi, serta membangun merek lokal yang mampu bersaing di pasar internasional.

Potensi tersebut antara lain tercermin dari kinerja ekspor industri kosmetik pada tahun 2025 yang mencapai USD473,8 juta, meningkat 13,7 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar USD416,8 juta. “Peningkatan kinerja ekspor ini menjadi bukti bahwa pelaku industri kosmetik dalam negeri terus berkembang dan meningkatkan kualitas serta jangkauan akses pasarnya. Potensi ini harus dimanfaatkan oleh industri dalam negeri, termasuk pelaku industri kecil dan menengah,” ujar Agus.

Menurut Menperin, subsektor industri parfum dan wewangian juga memiliki prospek yang menjanjikan karena produknya semakin menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat sekaligus gaya hidup. Besarnya potensi pasar tersebut membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha industri baru yang adaptif dan inovatif.

 “Tingginya minat pasar terhadap produk wewangian membuka peluang emas bagi ekosistem industri nasional untuk mencetak wirausaha baru yang adaptif, inovatif, serta siap tampil sebagai pemain utama di tingkat global,” imbuhnya.

Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) per Juli 2026, jumlah pelaku industri kosmetik di Indonesia telah mencapai 1.655 unit usaha dan lebih dari 87 persen di antaranya merupakan IKM. Selain itu, hingga Agustus 2026 tercatat lebih dari 370 ribu produk kosmetik yang telah terdaftar di BPOM. Kondisi tersebut mencerminkan besarnya basis industri sekaligus ruang pertumbuhan bagi wirausaha baru di sektor kosmetik.

Untuk mengoptimalkan peluang tersebut, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) secara konsisten menjalankan berbagai program pembinaan terpadu bagi pelaku industri kosmetik, termasuk industri parfum. Pendampingan diarahkan pada penguatan aspek legalitas, peningkatan kualitas dan mutu produk, pengembangan kapasitas usaha, perluasan akses pasar, hingga fasilitasi pemenuhan sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB)./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pemeran F1 Asia
Ekonomi & Bisnis

Pameran Bahan Baku Makanan dan Minuman Terbesar di Indonesia, Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia Edisi ke-30 Resmi Dibuka

JAKARTA, Bisnistoday  – Pertumbuhan industri makanan dan minuman menunjukkan kinerja positif, seiring...

Yili Indonesia
Ekonomi & Bisnis

YILI Tingkatkan Pertumbuhan Joyday melalui Inovasi Produk dan Kolaborasi Strategis dengan Distributor

JAKARTA, Bisnistoday - PT Yili Indonesia Dairy melalui Joyday terus memperkuat kolaborasi...

Jalan di Bitung
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Pembangunan Jalan KEK Bitung Perluas Konektivitas Kawasan Ekonomi Khusus

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat konektivitas menuju kawasan...

Ekonomi & Bisnis

Keandalan Listrik Jadi Kunci Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat

BANDUNG, Bisnistoday - Keandalan infrastruktur kelistrikan dinilai menjadi salah satu faktor penting...