www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 2 Mei 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Penataan Kawasan Pantai Malalayang Tahap I RampungI, Jadi  Ikon Wisata Bahari di Kota Manado
Ekonomi & Bisnis

Penataan Kawasan Pantai Malalayang Tahap I RampungI, Jadi  Ikon Wisata Bahari di Kota Manado

Pantai Palalayang
Social Media

MANADO, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan penataan kawasan pariwisata Pantai Malalayang Tahap II atau Malalayang Beach Walk (MBW) di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Pekerjaan Tahap II ini merupakan kelanjutan dari penataan Tahap I yang telah rampung pada tahun 2022 lalu, guna memperkuat daya tarik wisata bahari di Kota Manado sebagai bagian dari pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Manado-Bitung-Likupang.

Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau penataan Pantai Malalayang, belum lama ini,  mengatakan, penataan ini tidak hanya mempercantik wajah Kota Manado, tetapi juga menghadirkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

“Kementerian PU menghadirkan infrastruktur pariwisata yang bukan hanya indah, tetapi juga fungsional. Dengan adanya fasilitas publik yang representatif, kawasan Malalayang  diharapkan menjadi destinasi unggulan yang mendatangkan lebih banyak wisatawan serta membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal,” kata Menteri Dody.

Penataan kawasan Pantai Malalayang juga diarahkan untuk meningkatkan ekonomi lokal melalui penyediaan kios kuliner dan area usaha bagi masyarakat sekitar. Dengan selesainya penataan Tahap II, total panjang kawasan Malalayang Beach Walk yang tertata kini mencapai 2 kilometer.

Penataan Pantai Malalayang Tahap II mulai dikerjakan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Utara sejak Oktober 2023 hingga Desember 2024, mencakup pembangunan promenade sepanjang 800 meter yang mampu menampung hingga 1.000 pengunjung per hari. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas publik modern, seperti taman bermain anak, teater kecil dan besar, jembatan pejalan kaki, dermaga tambatan perahu, tugu nelayan, view deck, toilet umum, kios kuliner, wedding hall, menara wisata, diving center, hingga tugu jam.

Selain penataan kawasan Pantai Malalayang Tahap II, Kementerian PU juga melakukan penataan kawasan Bunaken melalui peningkatan jalan kawasan, pembangunan gerbang, pedestrian, dan dermaga untuk memperkuat aksesibilitas wisata bahari. Anggaran kedua paket pekerjaan tersebut bersumber dari APBN senilai Rp107 miliar.

Kepala BPBPK Sulawesi Utara Reza Rizka Pratama mengatakan pekerjaan penataan dilakukan dengan memperhatikan kenyamanan wisatawan dan kebutuhan masyarakat sekitar.

“Di beberapa titik juga dilengkapi infrastruktur pemecah ombak, Ini bagian dari komitmen untuk menghadirkan infrastruktur pantai yang adaptif terhadap perubahan iklim, menjaga integritas kawasan wisata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Reza.

Manfaat penataan ini turut dirasakan langsung oleh masyarakat. Maria, salah satu pedagang kuliner di Pantai Malalayan mengatakan sekarang fasilitasnya lengkap, ada tempat bermain anak, jalur pejalan kaki, sampai view deck untuk menikmati matahari terbenam sehingga mulai banyak pengunjung yang berdampak positif pada penjualan dagangnya.

“Dulu tempat kami sederhana, sekarang kiosnya tertata rapi dan lebih nyaman. Pengunjung juga semakin banyak, jadi pendapatan kami ikut meningkat,” ujarnya.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Dirjen Intram
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Biaya Logistik Masih Tinggi, Kemenhub Genjot Multimoda dan Digitalisasi

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda...

Dirut Jasa Marga
Ekonomi & Bisnis

Pendapatan Usaha Tumbuh 10,4%, Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar di Kuartal I Tahun 2026

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) mengawali tahun 2026...

Direktur Kemitraan dan Plasma PT Agrinas Palma Nusantara, Seger Budiharjo
Ekonomi & Bisnis

Percepat Realisasi PSR, RSI Usul Pemberdayaan Petani Sawit

JAKARTA - Ketua Umum Rumah Sawit Indonesia (RSI) Kacuk Sumarto mengusulkan sejumlah...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Siapkan Regulasi Respon Tingginya Biaya Platform Belanja Online

JAKARTA, Bisnis today — Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyoroti tingginya beban biaya...