www.bisnistoday.co.id
Kamis , 20 Agustus 2026
Home LIFESTYLE Sport & Health Primaya Hospital Karawang Resmikan PLTS Atap, Kurangi Emisi Karbon hingga 215 Ton per Tahun
Sport & Health

Primaya Hospital Karawang Resmikan PLTS Atap, Kurangi Emisi Karbon hingga 215 Ton per Tahun

Social Media

KARAWANG, Bisnistoday— Primaya Hospital Group menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan energi dan lingkungan melalui peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Rumah Sakit Primaya Hospital Karawang, Selasa, (11/11/2025). Langkah ini menjadikan Primaya Karawang sebagai rumah sakit pertama di wilayah Karawang yang memanfaatkan energi surya untuk operasional fasilitas kesehatan.

PLTS atap yang diresmikan memiliki kapasitas 164,7 kWp dan dipasang di area seluas 1.123 meter persegi di bagian rooftop gedung rumah sakit. Sistem tersebut mampu menghasilkan energi sebesar 241.330 kWh per tahun, yang setara dengan pengurangan emisi karbon hingga 215.849 CO₂ atau sama dengan efek penghijauan dari 2.900 pohon.

Peresmian ini dihadiri oleh jajaran pejabat dan mitra strategis, antara lain drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI, H. Maslani, Wakil Bupati Karawang, Leona A. Karnali, CEO Primaya Hospital Group, serta Adhi Laksmanaputra, VP Commercial Xurya Daya Indonesia sebagai mitra penyedia teknologi energi surya.

Dalam sambutannya, drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes., menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Primaya Hospital Group yang selaras dengan kebijakan Kementerian Kesehatan dalam mendorong implementasi green hospital di Indonesia. Menurutnya, rumah sakit memiliki potensi besar dalam penerapan energi terbarukan karena beroperasi 24 jam dan memiliki konsumsi listrik tinggi.

“Karena pada dasarnya rumah sakit beroperasi tanpa henti. Rumah sakit memiliki peran dalam mendorong efisiensi energi dan pelestarian lingkungan tanpa mengurangi mutu layanan kesehatan. Upaya seperti ini menunjukkan bahwa sektor kesehatan dapat menjadi contoh nyata penerapan energi bersih di Indonesia. Kami berharap rumah sakit lain juga dapat mengadopsi langkah serupa,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Karawang H. Maslani menilai kehadiran PLTS atap di Primaya Hospital menjadi contoh nyata kolaborasi sektor swasta dalam mendukung agenda pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE) 2060. Ia menegaskan, inovasi seperti ini sangat dibutuhkan di Kabupaten Karawang yang juga dikenal sebagai kawasan industri besar.

“Langkah yang dilakukan Primaya Hospital Karawang patut diapresiasi karena tidak hanya berdampak bagi efisiensi energi, tetapi juga menjadi teladan bagi instansi lain dalam mendukung transisi energi bersih,” ucapnya.

Leona A. Karnali, CEO Primaya Hospital Group, menjelaskan bahwa penerapan PLTS atap ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Primaya dalam efisiensi energi dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Ia mengungkapkan bahwa proyek serupa sebelumnya telah diterapkan di Primaya Hospital Bekasi Timur dengan hasil signifikan.

“PLTS di Bekasi Timur telah menghemat lebih dari 477.000 kWh energi per tahun dan menurunkan biaya listrik hingga Rp68 juta per tahun. Melihat manfaatnya, kami melanjutkan penerapan ini ke Primaya Karawang dan akan terus mengembangkannya ke cabang lainnya,” kata Leona.

Leona menambahkan bahwa instalasi PLTS atap di Karawang ini bekerja secara real time dan terhubung langsung dengan sistem kelistrikan PLN. Pada siang hari, ketika sinar matahari optimal, panel surya mampu menyuplai hingga 50 persen kebutuhan listrik rumah sakit, termasuk untuk operasional alat medis, sistem pendingin udara, dan penerangan di seluruh gedung.

Menurutnya, penggunaan energi terbarukan ini tidak hanya membantu penghematan biaya, tetapi juga memperkuat ketahanan energi rumah sakit agar dapat tetap beroperasi secara stabil dan ramah lingkungan.

“Rumah sakit adalah tempat yang membutuhkan keandalan energi tinggi. Dengan PLTS, kami bisa memastikan pasokan listrik tetap stabil sekaligus ikut menjaga bumi tetap sehat,” ungkapnya.

Dari sisi teknis, Adhi Laksmanaputra, VP Commercial Xurya Daya Indonesia, menjelaskan bahwa proyek PLTS di Karawang ini dikembangkan dalam waktu enam bulan dengan proses yang mencakup desain, instalasi, dan pengujian sistem. Ia menegaskan bahwa sistem ini memiliki masa operasi lebih dari 20 tahun dengan efisiensi tinggi.

“PLTS di Primaya Hospital Karawang menggunakan sistem on-grid yang langsung terhubung ke jaringan PLN. Energi yang dihasilkan dari panel digunakan sepenuhnya untuk mendukung kegiatan operasional rumah sakit,” jelasnya.

Ia juga menambahkan pentingnya perawatan rutin untuk menjaga performa sistem. Panel surya dibersihkan setiap tiga hingga empat bulan per tahun agar debu tidak menghambat penyerapan cahaya matahari yang optimal.

“Debu dan kotoran bisa menurunkan efisiensi penyerapan energi. Karena itu, kami memastikan jadwal pemeliharaan dilakukan secara disiplin agar performa sistem tetap maksimal,” tambahnya.

Leona juga menegaskan bahwa proyek ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjaga lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa sektor kesehatan juga dapat berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.

“Bagi kami, menjadi rumah sakit yang peduli lingkungan bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang tanggung jawab moral. Kami ingin menjadi bagian dari solusi untuk masa depan yang lebih hijau,” ujarnya.

Ke depan, Primaya Hospital Group berencana memperluas penerapan PLTS ke beberapa cabang lainnya seperti Primaya Hospital Tangerang, Primaya Hospital Semarang, dan rumah sakit baru yang tengah dibangun. Tahap survei dan studi kelayakan sedang dilakukan untuk menentukan potensi optimal di setiap lokasi.

Dengan kehadiran PLTS Atap di Karawang, Primaya Hospital Group tidak hanya memperkuat identitasnya sebagai rumah sakit modern dan efisien, tetapi juga menunjukkan peran aktif sektor kesehatan dalam mendukung transisi energi bersih di Indonesia. Inisiatif ini menjadi tonggak penting bagi dunia kesehatan menuju operasional yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan. (E2-Khaylila Safitri).

Caption Foto : Penampakan PLTS atap seluas 1.123 m² di Primaya Hospital Karawang

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Semen MP
Sport & Health

Semen Merah Putih Dukung RUNK5BITUNG 2026, Dorong Semangat Warga Banten untuk Terus Bertumbuh

RANGKASBITUNG, Bisnistoday - Semen Merah Putih kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan...

Para pemain Manchester City berlatih. (dok:Mancity)
Sport & Health

Langkah Baru Manchester City tanpa Guardiola  

JAKARTA, Bisnistoday - Selama satu dekade terakhir, Manchester City nyaris tak bisa...

WINGS Food
Sport & Health

WINGS Nutrition Perluas Akses Nutrisi Berkualitas bagi Masyarakat

JAKARTA, Bisnistoday - WINGS Nutrition sebagai lini bisnis nutrisi WINGS Group menyiapkan...

Sport & Health

Siloam Hospitals Asri Berfokus Pada Transformasi Layanan Uro-Nefrologi 

JAKARTA, Bisnistoday – Selama lebih dari satu dekade terakhir, Siloam Hospitals Asri...