JAKARTA, Bisnistoday – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang semakin pesat mendorong dunia usaha untuk tidak hanya beradaptasi, tetapi juga bertransformasi secara lebih strategis.
Arah perkembangan AI dalam dunia bisnis, dengan fokus pada pergeseran dari Generative AI menuju Agentic AI yang dinilai mampu mendorong bisnis menjadi lebih otonom dan adaptif.
Dalam konteks ini, PT VADS Indonesia menegaskan komitmennya untuk mengambil peran lebih strategis dalam menyediakan solusi Agentic AI yang terintegrasi bagi dunia usaha di Indonesia.
“Agentic AI memungkinkan perusahaan bergerak lebih cepat, adaptif, dan presisi dalam merespons kebutuhan pelanggan. Melalui pemanfaatan yang tepat, teknologi ini tidak hanya membantu mengotomatisasi proses, tetapi juga memperkuat pengambilan keputusan berbasis data serta meningkatkan pengalaman pelanggan secara menyeluruh. Hal ini menjadi penting bagi perusahaan yang ingin tetap relevan dan kompetitif di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang,” ujar CEO PT VADS Indonesia, Idi Amir Ismail di Jakarta, Kamis (23/4)
Berita Terkait:Tren Penggunaan Artificial Intelligence Pekerja Indonesia Terus Meningkat
Berita Terkait:Next Level AI Conference: Wadahi Pelaku Bisnis dalam Pemanfaatan Artificial Intelligence
Komitmen tersebut diperkuat Danial Zamzamzairani dari TM Global, yang menekankan pentingnya infrastruktur sebagai fondasi Agentic AI melalui konektivitas berkecepatan tinggi, low-latency, serta GPU as a Service (GPUaaS) untuk mendukung implementasi yang scalable.
“Teknologi hanya mencakup sekitar 20% dari proses digitalisasi, sementara 80% lainnya ditentukan oleh kesiapan operasional dan peran manusia, termasuk kontribusi tenaga ahli yang ada,” ucapnya.
“Penerapan AI dalam bisnis dimana keseimbangan antara teknologi dan operasional dalam mendorong transformasi yang berkelanjutan sangat penting untuk diaplikasikan,” tambah Danial.
Sementara itu, Puan Shazurawati selaku Chief Customer Experience Officer, GCX Telekom Malaysia mengatakan, lebih dari sekadar forum berbagi wawasan, acara ini juga menjadi ajang strategis untuk memperkuat jejaring dan membuka peluang kolaborasi baru antar pelaku industri.
“Interaksi yang terjalin diharapkan dapat mendorong sinergi yang lebih solid dalam menghadapi dinamika transformasi digital,” ungkapnya.
Melalui inisiatif ini, PT VADS Indonesia kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis bagi perusahaan dalam menghadapi era baru transformasi digital.
“Dengan mengedepankan inovasi, kolaborasi, dan solusi terintegrasi.kami optimistis bahwa Agentic AI dapat menjadi katalis dalam membangun bisnis yang lebih adaptif, otonom, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya./E2



