www.bisnistoday.co.id
Selasa , 28 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Adopsi Teknologi Baru, Aspekpir Gelar Bisnis Forum Kemitraan Sawit 2025
Ekonomi & Bisnis

Adopsi Teknologi Baru, Aspekpir Gelar Bisnis Forum Kemitraan Sawit 2025

Industri Kelapa Sawit
BISNIS Forum Kemitraan Sawit 2025 di Pekanbaru Provinsi Riau, baru-baru ini./
Social Media

PEKANBARU, Bisnistoday – Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR (Aspekpir) terbuka dalam penerapan teknologi baru dalam pengembangan industri perkebunan kelapa sawit yang ramah lingkungan. Hal ini mengemukan dalam pagelaran  Bisnis Forum Kemitraan Sawit 2025 di Pekanbaru Provinsi Riau, baru-baru ini.

Ketua Dewan Pengawas Aspekpir, Rusman Heriawan mengutarakan, kegiatan kemitraan bisnis ini menampilkan berbagai teknologi baru yang lebih ramah lingkungan. “Ini merupakan bentuk komitmen kita bersama untuk memastikan bahwa pengembangan kelapa sawit tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan secara lingkungan,” tuturnya di Pekanbaru, Jumat (29/8).

Lebih lanjut Rusman mengatakan, saat ini Aspekpir  menaungi sekitar 800.000 hektare dari total 16 juta hektare perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Tentu, kemitraan antara Aspekpir dan perusahaan menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong kemajuan sektor sawit nasional.

Sementara, Ketua Umum Gapki Eddy Martono menuturkan, kegiatan Bisnis Forum Kemitraan Sawit 2025 merupakan kegiatan yang penting untuk mendorong peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit melalui jalur kemitraan.

“Petani PIR memiliki peran yang cukup penting, termasuk juga Aspek-Pir yang menaungi para petani plasma tersebut. Kegiatan ini juga langkah yang tepat di situasi produksi perkebunan yang masih stagnan,” katanya.

Eddy berharap industri kelapa sawit ini harus ditata dengan baik dan dijaga. Kendati begitu, Eddy mengaku prihatin lantaran ada 37 kementrian dan lembaga yang mengelola perkebunan kelapa sawit justru kalau dengan negara Malaysia yang hanya memiliki satu lembaga namun produksi kebun kelapa sawitnya lebih besar.

Penyelamat Perekonomian Nasional

Menurut Eddy, perkebunan sawit sangat luar biasa untuk indonesia. Namun masih banyak belum disadari oleh masyarakat yang terpapar kampanye negatif. Perkebunan kelapa sawit beberapa kali pernah menyelamatkan perekonomian Indonesia. Seperti ketika krisis 1998, krisis AS hingga krisis Covid-19 yang baru terlewati.

Kegiatan yang didukung oleh IAS Global, PT Bio Sarana Indonesia (BSI), Bio Industri Nusantara (Bionusa) dan PT Restoe Bumi Lestari mendapatkan dukungan dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Riau serta PTPN IV Regional III Riau.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh perkebunan sawit seperti Ketua Umum Aspekpir Indonesia Setiyono, Ketua Umum Gapki Eddy Martono yang hadir menjadi keynote speker bersama SEVP Business Support PTPN IV Regional III Riau Bambang Budi Santoso, Ketua  Dewan Pengawas Aspekpir Indonesia Rusman Heriawan serta Ketua Gapki Riau Lichwan Hartono./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bank Indonesia
Ekonomi & Bisnis

Stabilitas Nilai Tukar : Gubernur Bank Indonesia Baru Mesti Mampu Melakukan Orkestrasi Kelembagaan

JAKARTA, Bisnistoday – Gubernur Bank Indonesia yang baru nanti selayaknya harus memimpin...

Ekonomi & Bisnis

Menkop dan Menbud Canangkan Revitalisasi Kawasan Tugu Koperasi Tasikmalaya

TASIKMALAYA, Bisnistoday – Kawasan Tugu Koperasi di Tasikmalaya, yang merupakan bangunan bersejarah...

Wamendag
Ekonomi & Bisnis

Wamendag Dukung Wirausaha Baru Saat Kunjungi UMKM di Malang

ALANG, Bisnistoday - Ayung Sportindo sabagai salah satu Usaha Mikro, Kecil, dan...

Direktur NSIG
Ekonomi & Bisnis

NSIG Perkuat Jejaring Investor Global, Bidik Investasi Berkelanjutan di Indonesia Timur

MANADO, Bisnistoday – Melalui pengembangan jejaring investor global dan kemitraan strategis, North...