www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home BURSA & KORPORASI Asing Kembali Lakukan Aksi Beli, IHSG Menguat
BURSA & KORPORASI

Asing Kembali Lakukan Aksi Beli, IHSG Menguat

IHSG dan rupiah menguat
IHSG dan Rupiah pada perdagangan Jumat (03/05) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Investor asing kembali melakukan aksi beli. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdaganga Kamis (9/9) ditutup menguat 42,2 poin ke posisi 6.068,22. Sementara indeks LQ45 naik 15,25 poin ke posisi 871,85.

Lima saham teratas yang paling banyak diborong oleh investor asing antara lain BBCA, TLKM, ASII, TOWR, dan BUKA.

Dibuka melemah, tak lama IHSG menguat dan terus berada di zona hijau namun kembali terkoreksi menjelang penutupan sesi pertama perdagangan. Pada sesi kedua, IHSG masih terus berada di teritori negatif, namun kembali ke zona hijau satu jam sebelum penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan tujuh sektor meningkat di mana sektor perindustrian naik paling tinggi yaitu 3,16 persen, diikuti infrastruktur dan barang konsumen primer masing-masing 1,49 persen dan 1,11 persen.

Sedangkan, tiga sektor terkoreksi dengan sektor transportasi & logistik paling dalam yaitu minus 0,85 persen, diikuti barang konsumen nonprimer dan teknologi masing-masing minus 0,66 persen dan minus 0,33 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp830,61 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.524.908 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,14 miliar lembar saham senilai Rp12,87 triliun. Sebanyak 208 saham naik, 299 saham menurun, dan 143 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 173,02 poin atau 0,57 persen ke 30.008,19, indeks Hang Seng turun 604,93 poin atau 2,3 persen ke 25.716, dan indeks Straits Times meningkat 0,28 poin atau 0,01 persen ke 3.069,22.

Rupiah Stagnan

Sementara itu, kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup stagnan alias sama dengan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.253 per dolar AS.

“Pelaku pasar bersikap hati-hati di tengah kekhawatiran tentang varian delta,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya seperti dikutdi Antara.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.280 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.253 per dolar AS hingga Rp14.280 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis melemah ke posisi Rp14.272 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.266 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Sepanjang Bulan Inklusi Keuangan 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,23 juta rekening...

BursaBURSA & KORPORASI

ACMF Dukung Reformasi dan Penguatan Pasar Modal Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) mendukung reformasi strategis dan...

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Jatuhkan Total Denda Rp2,52 Triliun Terhadap Pelanggaran di Pasar Modal

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menjatuhkan sanksi denda kepada...

BURSA & KORPORASIKorporasi

OJK Ungkap Pelanggaran Transaksi Saham DSSA, BREN dan CUAN

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jatuhkan sanksi terhadap pihak-pihak yang...