www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 24 Februari 2024
Home EKONOMI AwanTunai Gandeng SayurBox Beri Akses Pembiayaan ke UMKM Petani
EKONOMI

AwanTunai Gandeng SayurBox Beri Akses Pembiayaan ke UMKM Petani

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- PT SimpleFi Teknologi Indonesia (AwanTunai) menjalin kerja sama dengan SayurBox untuk memajukan industri pertanian dengan mengembangkan UMKM petani. Dalam kerja sama ini kedua belah pihak memberikan kemudahan akses pembiayaan faktur formal yang berbiaya rendah, hingga saat ini telah memfasilitasi lebih dari 5.000 UMKM petani di Indonesia.

Chief Executive Officer dan Co-Founder AwanTunai, Dino Setiawan mengungkapkan, dalam upaya mengembangkan program ini, AwanTunai dan SayurBox juga menjalin kemitraan dengan SCBF (Swiss Capacity Building Facility) guna memfasilitasi bantuan teknis pendanaan.

Dukungan AwanTunai dalam kerja sama ini adalah untuk mengembangkan pengumpulan data dan infrastruktur penilaian digital melalui dana yang difasilitasi oleh SCBF. Inisiatif ini bertujuan untuk membentuk proses manajemen risiko kredit yang diterima bank agar lebih sesuai untuk UMKM petani serta mengembangkan sistem infrastruktur dasar (yang merupakan pengembangan aplikasi HP) dan melakukan aktivitas penjualan dan pemasaran.

Penyebaran infrastruktur di antara mitra rantai pertanian ini diharapkan dapat membuka semakin banyak UMKM petani kepada akses pembiayaan.

“Sebagian besar UMKM petani Indonesia tidak memiliki akses ke modal kerja yang terjangkau atau rantai pasokan downstream yang merata. Terbatasnya akses ke dukungan kredit formal, permodalan, teknologi, dan akses menimbulkan berdampak negatif terhadap stabilitas ekonomi petani. Dengan demikian, kemitraan ini akan berpengaruh besar pada kesejahteraan petani Indonesia,” kata Dino Setiawan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/3).

Ia menambahkan, kinerja ini diharapkan dapat mendigitalisasi dan mengoptimalkan rantai pasokan industri pertanian untuk memperluas jangkauan akses pembiayaan terjangkau kepada lebih dari 19 juta UMKM petani, termasuk mereka yang tidak memiliki rekening bank, di seluruh Indonesia.

Kolaborasi ini memungkinkan kedua belah pihak saling melengkapi tujuan mereka dalam meningkatkan kesejahteraan dan inklusi keuangan bagi seluruh UMKM petani Indonesia.

Chief Financial Officer Sayurbox, Arif Zamani menyampaikan bahwa pihaknya sangat senang dapat bekerjasama dengan AwanTunai dalam mendukung industri pertanian Indonesia yang semakin berkembang.

Menurutnya, pertanian merupakan salah satu sektor utama perekonomian Indonesia yang paling banyak menyerap tenaga kerja. “Langkah dari Sayurbox dan AwanTunai ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mensejahterakan dan meningkatkan taraf hidup para petani Indonesia secara signifikan, hari ini dan seterusnya.”

Di Indonesia, kata dia, pembiayaan untuk UMKM petani belum optimal. Kendala dalam pengelolaan tanaman, dana pinjaman, dan hasil panen membuat pembiayaan menjadi tantangan untuk diterapkan secara konsisten.

AwanTunai melakukan kolaborasi dengan SayurBox sebagai offtaker pertanian untuk mengembangkan pembiayaan berkelanjutan dan terjangkau yang akan mempercepat siklus arus kas UMKM petani dalam menerima dana dari penjualan hasil panen. Hal ini juga akan membuka akses ke input yang lebih baik dalam bentuk benih, pupuk, dan bahan lain untuk perkembangan pertanian mereka./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

PT WILMAR Padi Indonesia

SOROTAN BISNISTODAY

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lifting MIgas
EKONOMI

Lifting Migas Kepri Diatas Target

TANJUNG PINANG, Bisnistoday - Lifting migas Provinsi Kepulauan Riau tahun 2023 tercatat...

EKONOMI

Lima Bendungan Siap Diresmikan Tahun Depan

JAKARTA, Bisnistoday  - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat...

EKONOMI

HCML Dukung Target Pencapaian SKK Migas 

PASURUAN, Bisnistoday – Kontraktor Kontrak Kerja Sama Husky – CNOOC Madura Limited...

EKONOMI

Pemerintah Mesti Awasi Ketat Jika TikTok Shop Kembali Buka

JAKARTA, Bisnistoday - TikTok Shop telah resmi ditutup pemerintah selama sebulan lebih,...