www.bisnistoday.co.id
Selasa , 9 Desember 2025
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis BEDAH UKM UI 2025: Dorong Kolaborasi Pelaku Usaha untuk Naik Kelas
Ekonomi & Bisnis

BEDAH UKM UI 2025: Dorong Kolaborasi Pelaku Usaha untuk Naik Kelas

Social Media

DEPOK, Bisnistoday – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) melalui UKM Center kembali menghadirkan Bedah UKM 2025, sebuah forum pengembangan usaha yang dirancang untuk membantu pelaku UMKM memahami tantangan bisnis masa kini. Acara ini digelar pada Selasa (25/11/2025) di lingkungan Universitas Indonesia dan menghadirkan empat narasumber yang merepresentasikan ekosistem UMKM dari berbagai sisi, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga konsultan bisnis.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pengetahuan praktis mengenai pengembangan usaha, sertifikasi, pemasaran, dan strategi kolaborasi yang semakin diperlukan di tengah persaingan bisnis yang cepat dan dinamis. Puluhan peserta dari berbagai jenis usaha hadir sebagai bagian dari rangkaian program pembinaan UKM Center FEB UI.

Pada sesi awal, Dina Ratna Kartika dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok menegaskan bahwa pemerintah daerah kini berfokus pada penguatan pembinaan yang lebih terstruktur agar UMKM mampu bertahan dalam jangka panjang. Ia menekankan bahwa tantangan utama UMKM bukan hanya soal produksi, tetapi kemampuan membangun jejaring.

“UMKM tidak bisa dibiarkan berjalan sendiri. Mereka harus berkolaborasi. Pemerintah hadir untuk membuka pintu kemitraan dan mendampingi pelaku usaha agar bisa tumbuh bersama,” ujar Dina dalam sesi pemaparannya.

Selain aspek regulasi, acara ini juga menyoroti pentingnya pengalaman pelanggan dalam pertumbuhan bisnis. Ditto Priyawardhana, S.E. seorang konsultan bisnis sekaligus praktisi pemasaran digital, menyampaikan bahwa era digital telah mengubah cara konsumen memilih produk. Ia menilai bahwa keunikan dan kualitas tidak lagi cukup untuk memenangkan pasar tanpa strategi pelayanan yang tepat.

“Customer experience adalah kunci. UMKM perlu memahami bagaimana pelanggan merasakan produk mereka dari awal hingga akhir. Pengalaman yang baik akan menciptakan pelanggan setia,” jelas Ditto.

Dari sisi pelaku usaha, Imam Choirul Roziqin, M.S.M. berbagi pengalamannya dalam membangun usaha ritel yang mampu bertahan di tengah trend digital dan platform besar. Ia menekankan bahwa inovasi adalah faktor yang tidak bisa ditawar dalam membangun bisnis yang berkelanjutan.

“Pasar berubah cepat. UMKM harus berani mencoba hal baru. Jangan takut gagal, yang penting terus adaptif,” ungkap Imam saat membagikan kisahnya mengembangkan bisnis yang berawal dari skala kecil.

Sementara itu, perspektif akademik disampaikan oleh Timuthy Ey Maharani, M.S.M. peneliti dari UKM Center FEB UI. Ia menekankan bahwa banyak pelaku UMKM di Indonesia belum sepenuhnya siap menghadapi tuntutan digitalisasi akibat minimnya akses terhadap literasi bisnis dan teknologi. Menurutnya, kampus memiliki peran strategis dalam mengisi kekosongan tersebut.

“Kami melihat bahwa tantangan terbesar UMKM bukan pada teknologi, tetapi pada pemahaman dasar tentang cara menggunakan teknologi sebagai alat pertumbuhan. Di sinilah peran kampus dan lembaga riset menjadi sangat penting,” jelas Timuthy.

Para peserta menilai kegiatan Bedah UKM 2025 memberikan wawasan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam usaha masing-masing. Banyak pelaku UMKM yang hadir berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkala untuk membuka akses terhadap pembinaan, pelatihan, serta peluang kerja sama antar-pelaku usaha.

Melalui penyelenggaraan Bedah UKM 2025, UKM Center FEB UI kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem UMKM yang kuat dan adaptif melalui pendekatan edukasi, pendampingan, dan kolaborasi lintas sektor. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu wadah konsisten bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing, sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai pilar ekonomi nasional. (E2-Khaylila Safitri)

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Jalan Inklusi Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas

TANGERANG, Bisnistoday  – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan koperasi merupakan jalan...

Konsep Pergudangan
Ekonomi & Bisnis

Jakarta Dinilai Kota Terpadat, Masyarakat Mulai Menggunakan Gudang Penyimpanan

JAKARTA, Bisnistoday -  Warga Kota Jakarta yang mencapai 11 juta jiwa dengan...

Ekonomi & Bisnis

Satu Dekade di Indonesia, Inovasi Digital Shopee Menjadi Rumah bagi Bisnis Lokal

JAKARTA, Bisnistoday – Perusahaan e-commerce Shopee bersiap merayakan satu dekade kehadirannya di...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop dan Timor Leste Kembangkan Kerja Sama Koperasi

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menerima kunjungan tamu kehormatan...