www.bisnistoday.co.id
Jumat , 31 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa BI Pertahankan Suku Bunga Acuan, IHSG Ditutup Menguat
BursaBURSA & KORPORASI

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan, IHSG Ditutup Menguat

IHSG ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kebijakan Bank Indonesia (BI) menahan tingkat suku bunga acuan di posisi 5,75 persen disambut positif pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun pada perdagangan Selasa (25/7) ditutup menguat 18,31 poin ke posisi 6.917,71. Sementara indeks LQ45 naik 1,42 poin ke posisi 963,84.

Penguatan selain dipengaruhi oleh keputusan BI yang mempertahankan tingkat suku bunga acuan, juga didukung oleh laporan keuangan emiten yang mayoritas positif.

Seperti diketahu bahwa dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada hari ini, Selasa (25/07), BI kembali menahan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 5,75 persen. “Dengan mendasarkan hasil assesment dan perkiraan RDG pada 24 sampai 25 Juli 2023 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse sebesar 5,75 persen,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

Baca juga: IHSG Menguat Seiring Optimisme  Pasar terhadap Inflasi AS

Selain itu, BI juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 5,00 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50 persen.

Perry menjelaskan, keputusan tersebut konsisten dengan stance kebijakan moneter untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 3 plus minus 1 persen pada sisa tahun 2023 dan 2,5 plus minus 1 persen pada 2024.

Dibuka Menguat

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat yaitu dipimpin sektor barang baku sebesar 0,72 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor industri yang masing- masing naik 0,44 persen dan 0,13 persen.

Sedangkan, delapan sektor terkoreksi yaitu sektor barang konsumen primer turun paling dalam minus 1,29 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor infrastruktur yang masing- masing turun 0,61 persen dan 0,41 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MAHA, INET, ERTX, AMMN dan HAIS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni AMAN, HELI, SULI, SMKL dan BRMS.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.465.986 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,50 miliar lembar saham senilai Rp9,49 triliun. Sebanyak 219 saham naik, 308 saham menurun, dan 220 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 18,40 poin atau 0,06 persen ke 32.682,50, indeks Hang Seng menguat 766,25 poin atau 4,10 persen ke 19.434,40, indeks Shanghai menguat 67,36 poin atau 2,13 persen ke 3.231,52, dan indeks Strait Times menguat 21,02 poin atau 0,64 persen ke 3.286,16./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Didi Max
Bursa

Perdagangan Berjangka : Didimax Broker Terbaik Menjadi Pilihan Banyak Trader

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam dunia perdagangan berjangka, memilih broker terbaik Indonesia merupakan...

GEDUNG BEI
Bursa

Penguatan Pasar Sangat Dipengaruhi Sentimen Isu Makro Ekonomi Global pada Semester II 2026

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai setelah fase rebound,...

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...