JAKARTA, Bisnistoday – Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih tetap mempertahankan Suku Bunga BI (BI Rate) pada level 6,25%, pada Rapat Dewan Gubenur (RDG), Rabu (22/5) hari ini. Tekanan eksternal serta inflasi dipantau relatif masih terkendali menjadi pertimbangan utama.
“Untuk proyeksi hasil RDG BI besok sepertinya BI akan mempertahankan BI Rate tetap di 6,25%, demikian juga dengan Landing Facility Rate dan Deposit Facility Rate-nya,” ungkap Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia/LPPI di Jakarta.
Hal tersebut, lanjut Ryan, merespon mulai meredanya sentimen isu tekanan eksternal terhadap rupiah dan terkendalinya ekspektasi inflasi ke depan tetap dalam koridor 1,5-3,5% menjadi dasar pertimbangan utama.
“Selain isu The Fed yang belum akan menurunkan Fed rate tetap di 5,25-5,50% dalam jangka pendek ini atau setidaknya hingga akhir tahun ini,” tutur Ryan Kiryanto.
Lebih lanjut, Ryan mengutarakan, sektor keuangan, khususnya perbankan, juga tetap menunjukkan kinerja yang terjaga dengan baik pada level BI Rate 6,25%.
“Dengan tetap menahan BI Rate di level 6,25%, maka BI bisa mengendurkan operasi moneternya di pasar uang sehingga bisa menghemat cadangan devisa yang sangat dibutuhkan untuk dapat memenuhi kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah,” terangnya./










































