www.bisnistoday.co.id
Selasa , 14 Juli 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Presiden Tegaskan Pengelolaan Danantara Harus Kedepankan Transparansi
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Presiden Tegaskan Pengelolaan Danantara Harus Kedepankan Transparansi

Peluncuran DANANTARA
PRESIDEN Prabowo Subianto./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan dana yang dikelola oleh Danantara merupakan milik anak cucu dan generasi penerus bangsa Indonesia. Karena itu harus dikelola dengan penuh kehati-hatian, mengedepankan transparansi, serta bisa diaudit oleh siapa pun.

Hal tersebut ditegaskan Presiden Prabowo peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/02).

Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa dengan Danantara, Indonesia akan terus melangkah maju, menjadi lebih kuat dan lebih bersatu dari sebelumnya.

“Dengan keyakinan ini, mari kita bergerak bersama, bersatu dalam tujuan, teguh dalam tekad, dan yakin bahwa pencapaian terbesar Indonesia masih ada di depan kita,” kata Presiden.

Kepala Negara turut memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras mewujudkan Danantara Indonesia.

Dia menyebut Danantara sebagai tonggak sejarah dalam perjalanan Indonesia menuju kemandirian ekonomi, ketahanan, dan kesejahteraan.

Baca juga:BPI Danantara Musti Dorong Kepemilikan Rakyat Secara Langsung

Danantara yang merupakan akronim dari “Daya Anagata Nusantara”, yang berarti energi dan kekuatan masa depan bagi Indonesia, diharapkan dapat menjadi warisan berharga bagi anak cucu bangsa.

Aset US$900 Miliar

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi memaparkan struktur organisasi BPI Danantara dipimpin oleh Rosan Roeslani sebagai Group CEO, serta dibantu oleh Pandu Sjahrir dan Dony Oskaria.

“Danantara akan mengelola aset hingga lebih dari 900 miliar dolar AS, dengan proyeksi dana awal mencapai 20 miliar dolar AS.

Hasan menjelaskan bahwa Danantara akan memegang dua holding, yakni operasional yang dipimpin oleh Dony Oskaria yang juga Wakil Menteri BUMN, serta bidang investasi yang dipimpin oleh Pandi Sjahrir.

Ia merinci bahwa Presiden Prabowo juga menunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketua Dewan Pengawas Danantara, yang dibantu Wakil Ketua Dewan Pengawas Muliaman Hadad.

Mantan Presiden RI juga akan dilibatkan menjadi penasihat Danantara, yang menjadi persyaratan dalam Prinsip Santiago (Santiago Principle), sebagai pedoman tata kelola SWF yang baik.

“Mantan-mantan Presiden itu nanti akan diajak untuk menjadi penasihat, agar lembaga ini betul-betul dikawal, dijaga oleh figur-figur yang penuh integritas dan memang cinta Indonesia,” kata Hasan./

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

TransNusa
Ekonomi & Bisnis

TransNusa Lakukan Peluncuran Rute Penerbangan Baru Bali–Phuket

JAKARTA, Bisnistoday - TransNusa melakukan peluncuran penerbangan terjadwal langsung terbaru yang menghubungkan...

Guru Besar ITB
HEADLINE NEWS

Ekonom Tak Cukup Hanya Mengamati, Harus Ikut Merancang Sistem yang Tangguh

BANDUNG, Bisnistoday - Seorang ekonom tidak cukup hanya menjelaskan bagaimana pasar bekerja,...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

“Net Sell” Asing Masih Menahan Penguatan Pasar

JAKARTA, Bisnistoday – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dibayang-bayangi setimen...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Presiden: Barang Bersubsidi Harus Disalurkan Lewat KDKMP

JAKARTA, Bisnistoday — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh barang...