www.bisnistoday.co.id
Selasa , 14 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Pendidikan Ikatan Dinas, Wilmar Cetak Profesional di Industri Sawit
Nasional

Pendidikan Ikatan Dinas, Wilmar Cetak Profesional di Industri Sawit

Wilmar Group
PENDIDIKAN Ikat Dinas Industri Sawit./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday– Wilmar berkomitmen mencetak tenaga profesional melalui program ikatan dinas kepada lulusan penerima beasiswa, yang bekerja sama dengan Institut Stiper (Instiper) Yogyakarta. Selama delapan tahun, ikatan dinas ini telah melahirkan tenaga profesional yang kini menduduki posisi kunci di perusahaan.

Menurut Direktur Operasional Wilmar, Cheah Cee Wai, para penerima beasiswa yang mengikuti ikatan dinas mendapatkan kesempatan luas untuk mengembangkan diri serta memberikan kontribusi positif bagi perusahaan. Saat ini, mereka telah menempati posisi strategis dalam struktur organisasi. Hasil yang mereka raih merupakan buah dari proses belajar dan kerja keras untuk menjadi profesional di bidangnya masing-masing.

“Kami selalu memberikan kesempatan bagi karyawan untuk terbang lebih tinggi bersama perusahaan,” katanya usai Wilmar Scholarship Program, Workshop and Graduation di Serang, baru-baru ini.

Acara tersebut juga menjadi momen kelulusan bagi penerima beasiswa yang telah menyelesaikan ikatan dinas selama delapan tahun dengan perusahaan. Dia menilai, program ini cukup berhasil, dengan tingkat keberlanjutan ikatan dinas mencapai 68,75 persen, yang terhitung sejak mereka memasuki Instiper hingga berakhirnya ikatan dinas.

Salah satu penerima beasiswa, Roy Hidayat, yang kini menjabat sebagai Deputi Factory Manager PT Wilmar Padi Indonesia, Serang, menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan memperoleh pengalaman di berbagai industri yang dioperasikan perusahaan. “Perusahaan telah membuka pintu bagi saya untuk mengembangkan kemampuan. Saya selalu mengambil peluang yang ada,” ujar dia.

Menurut Roy, akses ke pendidikan tinggi dan peluang kerja yang diberikan oleh Wilmar telah membantunya meraih kehidupan yang lebih baik. “Saya kini dapat membantu keluarga, membeli rumah, dan kendaraan. Saya adalah orang pertama di keluarga yang bekerja di perusahaan berskala global,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Assistant Supervisor PT Gersindo Minang Plantation Antonius Umbulero mengungkapkan, bekerja di industri kelapa sawit masih langka di daerah asalnya, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, yang masih didominasi sektor pertanian tradisional. Program beasiswa ini memberinya kesempatan untuk menimba pengalaman, membangun karakter, serta meningkatkan keterampilan dan kemampuan bersosialisasi.

“Saya bersyukur bisa mengikuti program beasiswa ini. Saya bisa merasakan perbedaan antara daerah saya dan wilayah lain di Indonesia,” katanya.Ke depan, Umbulero berharap dapat terus berkembang bersama perusahaan dengan terus belajar dari berbagai tantangan dan peluang yang ada./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Merauke
Nasional

Kementerian PU Lanjutkan Pengamanan Pantai Lampu Satu Merauke

JAKARTA, Bisnistoday  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat perlindungan wilayah pesisir...

Wali Kota Bandung
Nasional

Sempat Alami Vertigo, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Kini Berangsur Pulih

BANDUNG, Bisnistoday - Kondisi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Berangsur Pulih, Kembali...

Presiden Prabowo
Nasional

Prabowo Ingatkan Pentingnya Jaga Kekayaan Negara di Harkopnas ke-79

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan pesan yang sangat mendalam mengenai...

Menteri Nusron
Nasional

Menteri ATR/Kepala BPN Jelaskan Cara Agar Tanah Tetap Bisa Disertipikatkan Walau Hilang

JAKARTA, Bisnistoday - Dokumen tanah wakaf hilang atau tidak lengkap bukan berarti...