www.bisnistoday.co.id
Selasa , 11 Agustus 2026
Home METRO Jakarta Region BPN Depok dan Kemenko Marves Tinjau Pembebasan Tanah Tol Cijago
Jakarta RegionMETRO

BPN Depok dan Kemenko Marves Tinjau Pembebasan Tanah Tol Cijago

KEPALA BPN Depok, Indra Gunawan menjelaskan Progres Lahan Tol Cijago.
Social Media

DEPOK, Bisnistoday – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok bersama Kementrian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) meninjau Program Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Ruas Cinere-Jagorawi (Cijago) sudah mencapai progresnya sekitar 98,89 persen untuk pengadaan tanahnya dan pembangunan fisik ruas toll sudah mencapai 92 persen.

Hal itu dikatakan oleh Asisten Deputi Bidang Infrastruktur Dasar Perkotaan dan Sumber Daya Air Kemenko Marves Nelson, yang saat berkunjung didampingi oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Depok Indra Gunawan ke media di Depok Senin (3/4)

Dia mengatakan bahwa lahan pengadaan tanah untuk program strategis nasional jalan tol Cijago itu berada di empat wilayah kelurahan di Depok, yaitu Kelurahan Tanah Baru, Krukut, Limo dan Cinangka.  Luas lahan pengadaan tanah untuk jalan (Cijago) di empa kelurahan wilayah depok realisasi luas lahannya  sekitar 508, 634 hektar.

‘Tanah yang dinyatakan belum bebas di empat kelurahan yakni bidang tanah keseluruhannya sekitar 25 bidang tanah yang sedang dalam proses, untuk luas lahan yang belum dinyatakan bebas sekitar 5,6  hektar,” ujarnya. Dia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan bidang tanah di empat wilayah kelurahan di depok sekitar 1577 bidang tanah.

Proses Pengadaan Lahan

Sementara itu Kepala Kantor Pertanahan Kota Depok Indra Gunawan mengatakan sebagai tindak lanjut untuk lahan pengadaan tanah jalan tol Cijago ada tiga kriteria yakni setuju dan melengkapi berkas, konsinyasi, dan verifikasi LMAN.

“Pertama yang baru menyetujui dan melengkapi berkas sekitar 12 bidang tanah dengan luas lahannya sekitar 2,7 hektar, 7 bidang dilakukan konsinyasi, dan 6 bidang sedang berproses di LMAN untuk pembayaran,” terang Indra.

Dia juga menyebut ada 13 orang kepemilikan tanah yag setuju dan melengkapi berkasnya dari 13 ornag tersebut memiliki permasalahan yang berbeda diantaranya perbaikan luas lahan, penambahan lahan dari 17 m² jadi 15 m², melengkapi berkas, perbaikan PBT, pecah bidang terdapat klaim, tanah sisa.

Kedua, kata Indra, mengenai konsinyasi jumlah bidang tanah hanya sekitar 7 bidang saja dengan luas lahan 1,675 dan mencapai 0,33 persen.

Proses Pelepasan Hak

Dia menjelaskan konsiyasi ini hanya ada 7 orang kepemilikan tanahnya yang memiliki permasalahan diantaranya alas hak dijaminkan ke bank, tidak jelas keberadaanya, akan dikonsiyasi, sengketa waris, telah terjadi jual beli, menjadi objek pemeriksaan di Kejati, dan melengkapi berkas.

“Verifikasi LMAN dengan jumlah sekitar 6 bidang tanah dengan luas lahan sekitar 1,280 dan mencakupi 0,25 persen ini yang berdasarkan kepemilikan tanahnya meliput 7 orang. Dengan permasalahan yang berbeda seperti berkas dk validasi BPN, dan melengkapi berkas,” tandasnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sta Angke
Jakarta Region

Kereta Commuter Line Dukung Optimalisasi Konektivitas Menuju Kepulauan Seribu

JAKARTA, Bisnistoday- PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui Commuter Liner mendukung rencana...

LRT JAkarta
Jakarta Region

Agustus Beroperasi, Waskita Karya Finalisasi Penyambungan Rel LRT Jakarta Velodrome-Manggarai

JAKARTA, Bisnistoday - Penyelesaian konstruksi Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B...

Gub Pramono
HEADLINE NEWSJakarta Region

Beroperasi Agustus 2026, Gubernur Pramono Pantau Proyek LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai

JAKARTA, Bisnistoday - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung didampingi Direktur Utama Jakarta...

Stasiun JIS
Jakarta Region

Menhub Dudy Bersama Gubernur Jakarta Resmikan Stasiun JIS

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama dengan Gubernur DKI Jakarta...