www.bisnistoday.co.id
Rabu , 28 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Korporasi BTN Pastikan Akuisisi Bank Umum Syariah Tuntas Tahun Ini
Korporasi

BTN Pastikan Akuisisi Bank Umum Syariah Tuntas Tahun Ini

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) tengah melakukan penjajakan dengan sebuah bank umum syariah (BUS) yang cukup potensial untuk diakuisisi dan digabungkan dengan unit usaha syariah (UUS)-nya, yakni BTN Syariah. Perseroan berharap, proses akuisisi tersebut dapat rampung sebelum tahun ini berakhir.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, BTN tengah melakukan uji tuntas (due diligence) dengan sebuah BUS yang telah berjalan selama beberapa waktu, namun dia menolak menyebutkan nama bank tersebut.

“Banknya apa, saya masih harus merahasiakan, karena akan berurusan dengan otoritas jasa keuangan dan pasar modal terkait keterbukaan informasi. Katakan saja namanya bank X. Jadi bank X ini sedang kami dekati, dan salah satunya yang sedang dibahas adalah mengenai valuasi,” ungkap Nixon dalamp konferensi pers Public Expose Live secara daring di Jakarta, Selasa (27/08).

Kendati menolak menyebutkan nama bank tersebut, Nixon mengungkapkan bahwa proses due diligence berjalan dengan lancar dan prosesnya lebih sederhana. Selain itu, dari negosiasi yang berjalan, BTN menilai transaksi jual-belinya tidak akan rumit. “Yang ketiga, size (ukuran banknya) relatif tidak terlalu besar,” ujar dia.

Intens Bernegosiasi

Nixon menjelaskan, manajemen BTN tengah intens bernegosiasi tentang valuasi BUS potensial tersebut dengan pemegang saham BTN, dalam hal ini Kementerian BUMN, serta pemegang saham BUS yang hendak diakuisisi.

Menurut perkiraan, lanjut Nixon, transaksi bisa diselesaikan pada tahun ini atau awal tahun depan, dengan penandatanganan conditional shares purchase agreement (CSPA) dapat dilakukan pada September atau Oktober. Namun, karena pembelian saham tersebut bersyarat sesuai dengan definisi CSPA, masih terdapat sejumlah proses yang harus dilalui BTN.

Baca juga:Laba Bersih Melesat 110,5%, BTN Syariah Makin Berotot dan Seksi

“Kalaupun kita sama-sama sudah sepakat, akan ada izin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dahulu, izin ke pemegang saham, lalu ada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dan seterusnya. Jadi karena masih bersyarat, tergantung pada perizinan OJK dan tergantung pada persetujuan pemegang saham,” ujar Nixon.

Selain proses tersebut di eksternal, terdapat proses administrasi internal yang juga harus dikebut. Nixon mengatakan bahwa BTN tengah melakukan audit laporan keuangan, karena proses transaksi CSPA harus menggunakan buku yang telah diaudit.

Namun, Nixon optimistis bahwa prosesnya dapat berjalan lancar sesuai target, karena BTN sebelumnya telah menargetkan untuk dapat menyelesaikan spin-off BTN Syariah pada awal tahun depan. “Kita (BTN) dengan mereka (bank yang dibidik) bisa dibilang 70% sepakat. Lalu apakah bisa mendekati 90% persen dalam minggu ini, kita lihat saja,” jelas Nixon./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Korporasi

BombasTri Hadir Kembali, Rayakan Loyalitas Pelanggan

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand Tri kembali merayakan loyalitas...

Hutama Karya
Korporasi

Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tumbuh hingga Triwulan III 2026

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) membukukan pertumbuhan laba...

Kantor Jasa Marga
Korporasi

Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi “Buyback” Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memantau perkembangan dan...

Korporasi

YILI Raih Primaniyarta Award 2026 Melalui Kontribusi Industri FMCG ke Pasar Global

JAKARTA, Bisnistoday.co.id– PT Yili Indonesia Dairy (YILI) meraih Primaniyarta Award 2026 dalam...