www.bisnistoday.co.id
Kamis , 10 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Korporasi BTN Pastikan Akuisisi Bank Umum Syariah Tuntas Tahun Ini
Korporasi

BTN Pastikan Akuisisi Bank Umum Syariah Tuntas Tahun Ini

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) tengah melakukan penjajakan dengan sebuah bank umum syariah (BUS) yang cukup potensial untuk diakuisisi dan digabungkan dengan unit usaha syariah (UUS)-nya, yakni BTN Syariah. Perseroan berharap, proses akuisisi tersebut dapat rampung sebelum tahun ini berakhir.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, BTN tengah melakukan uji tuntas (due diligence) dengan sebuah BUS yang telah berjalan selama beberapa waktu, namun dia menolak menyebutkan nama bank tersebut.

“Banknya apa, saya masih harus merahasiakan, karena akan berurusan dengan otoritas jasa keuangan dan pasar modal terkait keterbukaan informasi. Katakan saja namanya bank X. Jadi bank X ini sedang kami dekati, dan salah satunya yang sedang dibahas adalah mengenai valuasi,” ungkap Nixon dalamp konferensi pers Public Expose Live secara daring di Jakarta, Selasa (27/08).

Kendati menolak menyebutkan nama bank tersebut, Nixon mengungkapkan bahwa proses due diligence berjalan dengan lancar dan prosesnya lebih sederhana. Selain itu, dari negosiasi yang berjalan, BTN menilai transaksi jual-belinya tidak akan rumit. “Yang ketiga, size (ukuran banknya) relatif tidak terlalu besar,” ujar dia.

Intens Bernegosiasi

Nixon menjelaskan, manajemen BTN tengah intens bernegosiasi tentang valuasi BUS potensial tersebut dengan pemegang saham BTN, dalam hal ini Kementerian BUMN, serta pemegang saham BUS yang hendak diakuisisi.

Menurut perkiraan, lanjut Nixon, transaksi bisa diselesaikan pada tahun ini atau awal tahun depan, dengan penandatanganan conditional shares purchase agreement (CSPA) dapat dilakukan pada September atau Oktober. Namun, karena pembelian saham tersebut bersyarat sesuai dengan definisi CSPA, masih terdapat sejumlah proses yang harus dilalui BTN.

Baca juga:Laba Bersih Melesat 110,5%, BTN Syariah Makin Berotot dan Seksi

“Kalaupun kita sama-sama sudah sepakat, akan ada izin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dahulu, izin ke pemegang saham, lalu ada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dan seterusnya. Jadi karena masih bersyarat, tergantung pada perizinan OJK dan tergantung pada persetujuan pemegang saham,” ujar Nixon.

Selain proses tersebut di eksternal, terdapat proses administrasi internal yang juga harus dikebut. Nixon mengatakan bahwa BTN tengah melakukan audit laporan keuangan, karena proses transaksi CSPA harus menggunakan buku yang telah diaudit.

Namun, Nixon optimistis bahwa prosesnya dapat berjalan lancar sesuai target, karena BTN sebelumnya telah menargetkan untuk dapat menyelesaikan spin-off BTN Syariah pada awal tahun depan. “Kita (BTN) dengan mereka (bank yang dibidik) bisa dibilang 70% sepakat. Lalu apakah bisa mendekati 90% persen dalam minggu ini, kita lihat saja,” jelas Nixon./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Kantor Jasa Marga
Korporasi

Kinerja Semester I 2026 Solid, Laba Jasa Marga Tembus Rp1,9 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatatkan kinerja keuangan dan...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan dari The Infobank Insurance Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan...

Kantor Pusat HK
Korporasi

Kawal Penataan BUMN dan Proyek Strategis Nasional, Hutama Karya Teken Kerja Sama Hukum dengan JAMDATUN Kejaksaan Agung

JAKARTA, Bisnistoday –  PT Hutama Karya (Persero) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama...