www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 17 Januari 2026
Home LIFESTYLE Sport & Health Dampak Polusi Udara Terhadap Pneumonia pada Balita Mengkhawatirkan
Sport & Health

Dampak Polusi Udara Terhadap Pneumonia pada Balita Mengkhawatirkan

Balita Sakit
ANAK Balita kondisi sakit./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Warga Kota Jakarta dan sekitarnya selayaknya mulai menaruh perhatian terhadap kesehatan paru-paru terutama bagi balita. Studi baru-baru ini mengungkap temuan yang mengkhawatirkan mengenai hubungan antara polusi udara partikulat halus (PM2.5) dengan meningkatnya kasus pneumonia pada balita di Jakarta.

Studi ini oleh Nafas Indonesia bekerja sama dengan DBS Foundation dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) dilakukan pada 2023 terhadap ~275,000 balita di sekitar 10 kecamatan di Jakarta. Hasil studi ini, telah diluncurkan dan dituangkan dalam white paper inovatif berjudul “Napas Terputus di Tengah Polusi: Dampak PM2.5 terhadap Pneumonia pada Balita di Jakarta”, baru-baru ini.

 “White paper ini menunjukkan bahwa udara bersih bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga menjadi isu kesehatan publik yang sangat mendesak. Pendekatan berbasis data yang kami terapkan, dikombinasikan dengan ketelitian akademik FKM UI, serta dukungan DBS Foundation sebagai mitra strategis, memperkuat urgensi untuk segera mengambil tindakan demi kesehatan anak-anak kita,” ungkap CEO Nafas Indonesia Nathaniel Roestandy saat peluncuran di Jakarta, kemarin.

Seperti diketahui, bahwa pneumonia dikenal sebagai “silent killer”, yang bertanggung jawab atas 14 persen dari seluruh kematian anak di dunia, dan merenggut lebih dari 800.000 nyawa anak di bawah lima tahun setiap tahunnya.

Di Jakarta, rata-rata tahunan PM2.5 mencapai 35–40 μg/m3–hingga tujuh kali lipat di atas ambang aman tahunan yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO), yaitu 5 μg/m3. Penelitian ini mempertegas bahwa tingginya kadar PM2.5 sangat terkait erat dengan meningkatnya prevalensi kasus pneumonia, sehingga menempatkan ribuan anak-anak di Jakarta pada risiko kesehatan yang serius.

Sekilah tentang beberapa temuan utama white paper ini meliputi: pertama, setiap kenaikan 10 μg/m3 PM2.5 berhubungan dengan peningkatan prevalensi pneumonia hingga dua kali lipat pada balita di beberapa kecamatan di Jakarta. Kedua, satu dari 20 balita di Jakarta terdiagnosis pneumonia sepanjang tahun 2023, serta ketiga, kasus pneumonia cenderung meningkat pada musim kemarau, bersamaan dengan melonjaknya level PM2.5.

Menurut Nathanel, inisiatif ini menyatukan berbagai perspektif lintas sektor–kesehatan masyarakat, teknologi kualitas udara, dan advokasi–untuk menciptakan pemahaman menyeluruh tentang dampak polusi udara terhadap kesehatan anak serta mendorong aksi kolektif yang inklusif dalam mengatasi persoalan ini.

Kekhawatiran serupa juga menjadi perhatian penting di komunitas akademik. Guru Besar Departemen Kesehatan Lingkungan FKM UI Prof. Dr. R. Budi Haryanto, menegaskan, “Temuan ini memperkuat apa yang sudah lama kami curigai: polusi udara adalah kontributor utama–namun sering diabaikan–terhadap infeksi saluran pernapasan pada anak-anak. Kami berharap bukti ini bisa menjadi dasar yang kuat untuk langkah pencegahan yang lebih strategis serta intervensi kebijakan yang mampu melindungi kelompok rentan, khususnya balita.”/

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Pengamat sepak bola Indonesia Akmal Marhali
LIFESTYLESport & Health

Akmal Marhali: John Herdman Harus ‘Bayar’ Tropi AFF 2026

JAKARTA, BisnisToday – Target angkat tropi Piala AFF (ASEAN Championship 2026) tidak...

Sport & Health

Keluarga SIGAP Buktikan Perubahan Perilaku Terintegrasi Lewat Layanan Primer

JAKARTA, Bisnistoday - Program Keluarga SIGAP ( Siaga Dukung Kesehatan, Siap Hadapi...

Sport & Health

Inovasi Minuman Sehat Sarang Burung Walet Rasa Kurma, Diklaim Bisa Jaga Stamina Sepanjang Hari

JAKARTA, Bisnistoday - Inovasi minuman kesehatan di Indonesia kini memasuki babak baru...

Sport & Health

Menghadapi Musim Hujan dan Potensi Penyebaran Penyakit, IDAI Beri Himbauan Ini!

JAKARTA, Bisnistoday - Menyambut periode masuk sekolah anak di tahun baru yang...