JAKARTA, Bisnistoday – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) menggelar Danamon Financial Friday (DFF) 2024 Episode 5 yang berjudul ”Ketika Privilege Treatment Tingkatkan Kenyamanan Perbankan.” Dalam The Wealth Report (TWR) 2024 yang diterbitkan oleh Knight Frank, ditemukan bahwa pertumbuhan Ultra High Net Worth Individual (UHNWI) atau individu dengan kekayaan bersih sangat tinggi, dan High Net Worth Individual (HNWI) atau individu dengan kekayaan bersih tertentu tinggi, di Indonesia pada tahun 2023 mencapai angka rata-rata global sebesar 4,2%.
“Menjawab kebutuhan nasabah Privilege yang unik untuk membangun legacy dan menjaga kesejahteraan keluarga dari generasi ke generasi, kami menghadirkan serangkaian produk dan layanan yang disesuaikan untuk membangun dan mengelola kekayaan dan kebutuhan lainnya,” jelas Ivan Jaya, Consumer Funding & Wealth Business Head, PT Bank Danamon Indonesia Tbk. kepada media di Jakarta, Rabu (25/9).
Ia menuturkan, layanan ini mulai dari Wealth Advisory yang menghadirkan pendampingan dan rekomendasi khusus untuk pengelolaan aset nasabah dengan rangkaian pilihan produk premium dari Danamon, seperti kartu debit yang terhubung dengan multicurrency account dengan 9 mata uang yang berkapabilitas auto-switching currency sehingga berguna untuk nasabah Privilege berbelanja dengan nyaman di luar negeri tanpa memikirkan konversi kurs.
“Khusus untuk Nasabah Danamon Privilege juga dapat menikmati beragam kenyamanan, seperti travel dan health benefit yang memberikan fasilitas medical check up tahunan, airport transfer ke Jepang dan Singapura hingga 8 kali, Japan Rail Pass untuk 2 orang dengan kelas Green, dan private heli tour keliling Mt Fuji. Kebutuhan traveling dan kesehatan nasabah jadi lebih dimudahkan, hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk nasabah Privilege, yaitu Menjaga Setiap Generasi dan Menjaga Setiap Aspirasi.”
Strategi ini cukup wajar mengingat bahwa prediksi dalam lima tahun ke depan, pertumbuhan UHNWI dan HNWI di Indonesia akan melebihi rata-rata global, dengan angka pertumbuhan yang mencapai 34% dibandingkan 28% secara global.
Melihat tren meningkatnya jumlah nasabah dalam kategori UHNWI dan HNWI, Danamon memastikan kehadiran layanan khusus untuk memenuhi kebutuhan nasabah kategori ini melalui layanan Danamon Privilege. Layanan ini ditujukan untuk nasabah yang memiliki syarat minimum Asset Under Management (AUM) mulai dari Rp500 juta mencakup produk simpanan, investasi, dan bancassurance.
Lebih jauh, Danamon, melalui studi yang dilakukan terhadap nasabah Privilege memiliki karakteristik sebagai “legacy builders,” di mana mereka ingin menginspirasi orang lain dan membutuhkan dukungan dari bank untuk mencapai tujuan ini.Dukungan yang dimaksud terutama dalam pengembangan bisnis yang mereka miliki, serta kesempatan seluas-luasnya untuk berjejaring, sebagai platform yang membantu mereka menyampaikan pesan tersebut.
Ivan Jaya menjelaskan, pada episode DFF kali ini, Danamon juga menyoroti berbagai produk dan layanan inovatif yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Salah satu kebutuhan penting nasabah Privilege lainnya adalah kemudahan dalam transaksi valuta asing dan pembayaran lintas negara.
Oleh karena itu, Danamon Privilege mendorong nasabahnya untuk menggunakan Danamon LEBIH PRO, yang merupakan produk tabungan 9 mata uang dengan berbagai fitur menarik, didukung oleh kartu debit Mastercard yang menawarkan yang menawarkan kemudahan transaksi dan cashback untuk semua transaksi offline maupun online di luar negeri dan juga di dalam negeri.
Selain kebutuhan akan produk finansial yang tepat, Danamon terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan nasabah Privilege dengan memberikan akses ke layanan transaksi yang nyaman melalui D-Bank PRO. Selain itu, terdapat berbagai layanan eksklusif yang menawarkan pengalaman tak terlupakan bagi nasabah dan keluarganya yang ingin bepergian ke Jepang, seperti airport transfer menggunakan luxury car, Green Japan Rail Pass di Jepang, hingga private helicopter tour mengelilingi Gunung Fuji./



















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)






















