JAKARTA, Bisnistoday – Berdasarkan hasil analisis cepat dari anak-anak muda yakni Continum INDEF terekam berbagai pendapat nitizen menanggapi Debat Calon Wakil Presiden RI (Cawapres) yang berlangsung pada Jumat Sore (22/12). Dari pendapat nitizen di Twitter dan Youtube, bahwa Gibran tampil cemerlang jauh meninggalkan lawannya, Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar.
“Di twitter Gibran jadi cawapres dengan sentimen positif tertinggi 77%, sedangkan Mahfud MD jadi yang paling positif di Youtube dengan 71%. Sedangkan Cak Imin jadi yang terendah baik di Twitter maupun Youtube dengan 4% dan 46%,” dalam keterangan Continum INDEF di Jakarta, Sabtu (23/12).
Dalam analisis Continum, Debat Cawapres menghasilkan 23.4K perbincangan di twitter oleh 17.1K user twitter. Dan 65.5K comment di Youtube oleh 15.4K User Youtube, di kanal KPU dan Kompas.”Perbincangan seputar Gibran didominasi oleh pujian warganet terhadap penampilannya yang dinilai sangat bagus dan menguasai materi debat.”
Perbincangan seputar Mahfud MD didominasi oleh kapabilitas dan pengalamannya sebagai negarawan senior yang nampak selama debat berlangsung. Perbincangan seputar Cak Imin didominasi oleh netizen yang menyayangkan performa debatnya yang kurang, sering blunder, dan dinilai bisa rugikan pasangan Anies-Imin.
“Jika penilaian netizen diringkas dengan satu kata maka, Mahfud MD Berpengalaman, Gibran Outstanding, Cak Imin Banyak Blunder.” Dalam keteranganya.
Continuum INDEF melakukan analisis berdasarkan media sosial, media & buzzer free. Sedangkan analisis pendapat masyarakat berdasarkan dengan menitikberatkan analisis eksposur perbincangan, analisis sentiment serta analisi topik perbincanangan.
Profil data Twitter, periode data 22 Desember 2023 yang berlangsung antara pukul 19:00 sampai 21:50 WIB. Dengan jumlah pembicaraan 23.424 pembicaraan, dan jumlah akun media sosial twitter 17.125.
Perdebatan didalam pilpres adalah peristiwa kolosal nasional dengan ribuan atau bahkan jutaan orang yang memperbincangkan lisan maupun tertulis. Anak-anak muda Continuum INDEF sudah satu dekade membangun AI atau machine learning untuk menganalisis percakapan di media sosial twitter X, youtube, facebook , dan sebagainya.//








































