JAKARTA, Bisnistoday – Dinas Koperasi dan UKM Kota Jambi mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan koperasi serta memperkuat kontribusi mereka dalam perekonomian lokal.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor BKSDM Kota Jambi dan dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Jambi, Liana Andriani. Sebanyak 68 pengurus KDKMP berpartisipasi, mencerminkan tingginya antusiasme untuk memperbaiki kinerja koperasi.
Liana Andriani menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat memberikan peningkatan kapasitas manajerial yang lebih baik bagi pengurus koperasi. Hal ini penting guna mempersiapkan mereka menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks dan beragam.
Dalam sesi pelatihan, Koperasi Kana mempresentasikan salah satu program unggulannya, yaitu Koperasi Manis, yang diwakili oleh Ello Harfandy. Program ini menawarkan pendanaan operasional sebesar Rp2 juta per bulan untuk setiap KDKMP yang terlibat.
Ello Harfandy menjelaskan bahwa program ini menerapkan sistem konsinyasi tanpa uang muka (DP) untuk distribusi produk. “Program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas arus kas koperasi, mengurangi risiko keuangan, dan mempercepat distribusi bahan pangan pokok di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Ello, dalam keterangannya, Senin (24/11/2025).
Liana Andriani memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif ini, menekankan bahwa Koperasi Manis sejalan dengan upaya daerah dalam memperkuat distribusi pangan di tingkat desa. “Kolaborasi ini membuka peluang bagi koperasi untuk lebih efisien dalam mengelola produk dan memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat,” katanya.
Liana juga mengungkapkan bahwa Koperasi Kana akan dilibatkan dalam program Walikota Jambi yang akan datang, Sembako Bahagia. Program yang penting untuk memastikan distribusi bahan pangan efisien dan terjangkau ini akan melibatkan 17.000 ASN di Kota Jambi dan dimulai tahun 2026.
Dengan adanya pelatihan dan kolaborasi inovatif ini, diharapkan pengurus koperasi dapat lebih meningkatkan kapasitas mereka dalam merancang program yang efisien. Peningkatan kapasitas ini pada akhirnya akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan memperkuat perekonomian lokal secara keseluruhan.


