JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah Chile secara resmi meluncurkan rangkaian acara Chile–Indonesia Engagement Trade untuk memperkuat hubungan bilateral. Sorotan utama acara ini adalah showcase eksklusif Pisco Chile, minuman distilat anggur ikonik, di Fairmont Hotel Jakarta.
Acara ini merupakan strategi diplomasi ekonomi Chile yang menggabungkan kekuatan rasa, budaya, dan peluang bisnis. Carlos Patricio Parraguez Bravo, Chile Trade Commissioner untuk Indonesia, menegaskan bahwa Pisco membawa lebih dari sekadar produk, tetapi juga cerita dan identitas bangsa Chile.
Kehadiran Pisco menandai langkah strategis Chile untuk merambah pasar Asia Tenggara. Forum ini diharapkan dapat menyelaraskan kebijakan dan membuka investasi.
“Kami tidak hanya membawa produk, tapi juga cerita dan identitas. Pisco adalah bagian dari warisan kami, dan kami percaya rasa bisa menjadi jembatan diplomasi yang kuat,” ujar Patricio dalam sesi showcase, di Fairmont Hotel Jakarta, baru-baru ini.
Chile mencatat ekspor Pisco globalnya mencapai US$5,3 miliar, mengalami pertumbuhan fantastis sebesar 33% dari tahun sebelumnya. Pasar Asia, termasuk China, kini menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan.
Chile berkomitmen memperluas kerja sama dengan Indonesia di berbagai sektor beyond minuman, seperti buah segar, seafood, wine, dan produk agrikultur lainnya. Negara tersebut menawarkan keunggulan melalui sistem logistik rantai dingin dan kontrol kualitas ketat.
“Indonesia adalah mitra strategis kami di Asia Tenggara. Melalui forum ini, kami ingin membuka ruang dialog, menyelaraskan kebijakan, dan membangun kolaborasi bisnis yang berkelanjutan,” tambah Patricio.
Showcase Pisco di Jakarta menjadi simbol dari diplomasi rasa yang menggabungkan cita rasa, budaya, dan ekonomi. Momentum ini diharapkan dapat menjadi jembatan kuat yang mempererat hubungan Chile dan Indonesia di masa depan.


