www.bisnistoday.co.id
Selasa , 6 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Lingkungan Forum Iklim Internasional CRIF 2025 Resmi Dibuka, Tekankan Peran Vital Pemda
Lingkungan

Forum Iklim Internasional CRIF 2025 Resmi Dibuka, Tekankan Peran Vital Pemda

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Climate Resilience and Innovation Forum (CRIF) 2025 resmi dibuka hari ini, Rabu (21/5/2025) di Jakarta. Acara ini menarik perhatian lebih dari 300 peserta dari berbagai penjuru Indonesia dan dunia. Forum ini menjadi wadah penting bagi kota-kota, pemerintah daerah, serta mitra internasional untuk mempercepat aksi nyata dalam menghadapi tantangan perubahan iklim perkotaan.

Diselenggarakan oleh United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan dukungan Uni Eropa, CRIF 2025 mengusung tema “Empowering Cities and Local Governments for a Climate-Resilient Future”. Acara ini juga menandai keberhasilan proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC) yang didanai oleh Uni Eropa.

Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC, Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi, membuka forum dengan seruan kuat akan perlunya kolaborasi global.

“Dibutuhkan sebuah komunitas untuk mengarusutamakan aksi iklim,” kata Bernadia, menekankan pentingnya membangun kesadaran dan meningkatkan pengetahuan para pemangku kepentingan di tingkat kota.

Bernadia menambahkan bahwa kemitraan global yang menyediakan dukungan teknologi dan keuangan sangat krusial untuk menciptakan aksi iklim yang berkelanjutan.

“Melalui Climate Resilience and Innovation Forum, kami mendorong dan memperkuat dan memberdayakan pemerintah daerah dengan alat, pengetahuan, know-how, dan kemitraan yang diperlukan untuk memimpin dengan ambisi iklim,” sambung Dr. Bernadia.

Dia menegaskan bahwa kota-kota kini berada di garis depan dalam merespons krisis iklim dan forum ini menjadi platform pemberdayaan yang esensial.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Mr. Denis Chaibi, menyampaikan bahwa penanganan perubahan iklim tetap menjadi prioritas utama Uni Eropa.

“Melalui proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC), Indonesia dan UE bekerja sama untuk mewujudkan inklusivitas yang lebih baik di kota masing-masing, sehingga mereka menjadi lebih kuat dalam menghadapi perubahan iklim,” ungkap Mr. Denis Chaibi.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Adwil) Kemendagri, Syafrizal ZA, mewakili Mendagri Tito Karnavian, menyampaikan komitmen tinggi Indonesia terhadap isu perubahan iklim.

“Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 menempatkan climate change salah satu isu yang sangat diprioritaskan,” jelasnya, termasuk dalam pelaksanaan RPJPD oleh pemerintah daerah melalui dukungan tiga program utama: pengendalian polusi, manajemen biodiversitas, dan manajemen sampah.

Salah satu momen penting dalam pembukaan CRIF 2025 adalah penyerahan simbolis sepuluh Rencana Aksi Iklim (Climate Action Plans/CAP) kepada sepuluh kota di Indonesia. Rencana aksi ini, yang merupakan bagian dari proyek CRIC, akan menjadi panduan bagi kota-kota tersebut dalam mengintegrasikan strategi iklim yang inklusif ke dalam rencana pembangunan jangka menengah mereka. UCLG ASPAC juga meluncurkan pedoman CAP berdasarkan pengalaman membantu lebih dari 20 pemerintah daerah di Asia-Pasifik.

Selain itu, forum ini juga memberikan penghargaan badge Global Covenant of Mayors (GCoM) kepada kota-kota di Asia Tenggara atas kemajuan aksi iklim mereka, serta penandatanganan perjanjian kerja sama desentralisasi antar kota dan lembaga. Pembukaan forum ditutup dengan pengenalan City and Local Government (CLG) Institute UCLG ASPAC sebagai pusat riset dan pengetahuan untuk kebijakan berbasis bukti. Selama dua hari ke depan, CRIF 2025 akan menyelenggarakan berbagai sesi penting dan kunjungan lapangan untuk berbagi model ketahanan iklim yang inovatif.

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lingkungan

Dorong Telur Cage-Free di Jawa Barat, AFFA Soroti Kesejahteraan Ayam Petelur

BANDUNG, Bisnistoday - Act for Farmed Animals (AFFA) mendorong pengembangan sistem produksi...

Lingkungan

Dari Abu Bakar ke Pupuk Organik: Transformasi Petani Hutan Binaan JTB di Bandungrejo

BOJONEGORO, Bisnistoday – Di balik kokohnya fasilitas operasi gas Jambaran–Tiung Biru (JTB)...

Lingkungan

Ubah Sampah Jadi Berkah: Warga Bojonegoro Sukses Bayar PBB dan Produksi BBM Pertasol

BOJONEGORO, Bisnistoday – Persoalan sampah seringkali menjadi tantangan pelik di kawasan padat...

Lingkungan

Dari Daun Kelor hingga Solar Panel: Cara JTB Zona 12 Merajut Ekonomi dan Lingkungan di Bojonegoro

BOJONEGORO, Bisnistoday- PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 melalui proyek Jambaran...