www.bisnistoday.co.id
Selasa , 3 November 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Furnitur Indonesia Tetap Jadi Primadona di INDEX Dubai 2024
Ekonomi & Bisnis

Furnitur Indonesia Tetap Jadi Primadona di INDEX Dubai 2024

Pameran Dubai
PAVILIUN Indonesia di Pameran Dubai./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Furnitur Indonesia masih menjadi primadona di kawasan Timur Tengah dan Afrika. Hal ini terlihat dari capaian transaksi yang berhasil dibukukan selama tiga hari pameran sebesar USD 6,11 juta atau senilai Rp99,46 miliar pada pameran internasional INDEX 2024 yang berlangsung pada awal Juni 2024, di Dubai World Trade Centre (DWTC), Dubai, Persatuan Emirat Arab (PEA).

INDEX 2024 merupakan salah satu pameran tahunan terbesar di sektor furnitur, dekorasi rumah, dan perhotelan di kawasan Timur Tengah dan Afrika.

“Daya tarik produk furnitur Indonesia masih sangat besar. Partisipasi produk furnitur Indonesia berhasil mencatatkan transaksi sebesar USD 6,11 juta atau sekitar Rp99,46 miliar. Capaian ini meningkat 454 persen dibandingkan transaksi INDEX 2023 yang tercatat sebesar USD 1,1 juta,” ungkap Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur Dewi Rokhayati.

Adapun produk-produk yang diminati, lanjut Dewi, antara lain console table, kursi dan stool dari kayu dan rotan, keranjang rotan, dekorasi dinding, furniture luar ruang dari kayu, aksesori dekoratif, dan peralatan dapur.

Dewi juga menyampaikan, pada hari pertama pameran, tercatat dua kesepakatan dagang antara peserta Paviliun Indonesia dengan buyers PEA bernilai USD 648 ribu atau sekitar Rp10,51 miliar untuk produk stool, meja, dan dekorasi berbahan kayu jati; furnitur luar ruang; furnitur dari rotan, serta lampu gantung.

Menurut Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dubai Widy Haryono, peluang ekspor furnitur Indonesia ke PEA masih dapat terus ditingkatkan. Pada Januari–Maret 2024, ekspor produk furnitur Indonesia ke PEA mencapai USD 3,06 juta. Sementara itu, dalam lima tahun terakhir (2019–2023), tren ekspor furnitur Indonesia ke PEA tumbuh positif sebesar 15,35 persen.

Widy menambahkan, keikutsertaan Indonesia pada INDEX 2024 juga bertujuan untuk memperkuat hubungan perdagangan bilateral Indonesia dan PEA, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan branding produk furnitur Indonesia yang berkualitas.

“Kami memandang partisipasi Indonesia pada INDEX 2024 merupakan salah satu upaya memanfaatkan perjanjian dagang Indonesia-UAE CEPA serta memanfaatkan Dubai sebagai hub untuk perdagangan di wilayah Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan,” imbuh Widy.

Total perdagangan bilateral Indonesia dan PEA pada Januari-April 2024 tercatat mencapai USD 1,60 miliar, atau meningkat 9,54 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Sedangkan pada 2023, total perdagangan Indonesia dan PEA mencapai USD 5 miliar, dengan ekspor Indonesia ke PEA sebesar USD 2,65 miliar dan impor Indonesia dari PEA sebesar USD 2,35 miliar. Dengan demikian, Indonesia menikmati surplus perdagangan sebesar USD 297,40 juta./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menperin
Ekonomi & Bisnis

Prospek Industri Sedang Baik, Menperin Sarmuji Minta Kadin Manfaatkan Momentum

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menilai prospek industri nasional sedang...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar Turun Jadi 8 Persen Pertengahan November, Pemerintah Anggarkan Subsidi Rp2,6 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday.co.id — Menteri UMKM Maman Abdurrahman memastikan penurunan suku bunga Kredit...

Ekonomi & Bisnis

Sun Life Syariah Resmi Diluncurkan, Hadirkan Perlindungan Yang Amanah Bagi Pesertanya

JAKARTA, Bisnistoday.co.id— Sun Life Indonesia memperkuat komitmennya dalam mengembangkan perlindungan berbasis syariah...

Panasonic Gathering
Ekonomi & Bisnis

Panasonic Perkuat Kemitraan Jangka Panjang Dengan Dealer Melalui National Dealer Gathering 2026

BALI, Bisnistoday.co.id – Guna membangun kemitraan dengan para diler, PT Panasonic Gobel...