www.bisnistoday.co.id
Minggu , 19 April 2026
Home EKONOMI Sektor Riil HPE Konsentrat Tembaga Naik Jelang Akhir Tahun, Sinyal Positif Industri dan Energi Global
Sektor Riil

HPE Konsentrat Tembaga Naik Jelang Akhir Tahun, Sinyal Positif Industri dan Energi Global

Material Tembaga
MATERIAL TEMBAGA Yang Siap Diolah./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga kembali menunjukkan tren penguatan pada paruh kedua Desember 2025. Pemerintah menetapkan HPE konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) sebesar USD 5.613,83 per Wet Metric Ton (WMT), naik 2,77 persen dibandingkan paruh pertama Desember yang tercatat USD 5.462,63 per WMT

Kenaikan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 2300 Tahun 2025 tentang HPE Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar. Kebijakan tersebut ditetapkan pada 12 Desember 2025 dan berlaku untuk periode 15–31 Desember 2025

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, menyebut penguatan harga ini didorong oleh meningkatnya permintaan global terhadap tembaga. “Lonjakan permintaan terutama berasal dari sektor industri kelistrikan, pengembangan kendaraan listrik, serta pembangunan infrastruktur yang terus meningkat di berbagai negara,” ujarnya

Tak hanya tembaga, harga logam mulia juga menunjukkan tren positif pada periode yang sama. Data menunjukkan harga tembaga global naik 3,47 persen, emas meningkat 2,09 persen, dan perak melonjak hingga 8,01 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini dipicu oleh pergeseran minat investor ke aset komoditas logam seiring melemahnya nilai dolar Amerika Serikat

Penetapan HPE konsentrat tembaga dilakukan berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan mengacu pada data London Metal Exchange (LME) untuk tembaga serta London Bullion Market Association (LBMA) untuk emas dan perak. Proses penetapan juga melibatkan koordinasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian

 “Penetapan HPE dilakukan secara transparan, kredibel, dan berbasis data agar mencerminkan kondisi pasar global sekaligus memberikan kepastian usaha bagi pelaku industri nasional,” kata Tommy.

Penguatan HPE ini menjadi sinyal positif bagi sektor pertambangan dan industri hilir di dalam negeri, sekaligus mencerminkan peran strategis tembaga sebagai komoditas kunci dalam transisi energi dan ekonomi hijau global. Dengan permintaan yang terus tumbuh, tembaga kian menegaskan posisinya sebagai salah satu penopang penting perekonomian dunia menjelang akhir tahun 2025.//

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Budi Santoso
Sektor Riil

Mendag Busan Awasi Ketat Tata Niaga Gula dan Impor Etanol

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah segera memperketat aturan tata niaga gula nasional yang...

Gedung Kemendag
Sektor Riil

Kemendag Terbitkan Aturan Baru Pangkas Hambatan dan Perizinan Ekspor

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah melakukan penyederhanaan proses ekspor melalui revisi dua Permendag...

EKONOMIKorporasiSektor Riil

PalmCo Bersiap Ground Breaking Fasilitas Hilirisasi Terbaru

JAKARTA — Bisnistoday: PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo mempercepat langkah hilirisasi...

Pasar Terapun
HEADLINE NEWSSektor Riil

Kemendag Jamin Stok dan Harga Bapok Stabil Jelang Lebaran 2026

JAKARTA, Bisnitoday – Pemerintah memastikan ketersediaan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok (bapok)...