MANADO, Bisnistoday – Harapan baru bagi penguatan layanan kanker di kawasan timur Indonesia kian nyata. PT Hutama Karya (Persero) resmi menuntaskan tahapan topping off pembangunan Gedung Layanan Kanker Terpadu RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, Senin (15/12). Capaian ini menandai selesainya struktur utama gedung sekaligus menjadi tonggak penting pembangunan infrastruktur kesehatan nasional
Direktur Operasi II Hutama Karya, Ir. Gunadi, MM, menyebut keberhasilan ini sebagai hasil sinergi dan dedikasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, proyek ini tidak sekadar mengejar progres fisik, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan. “Kami memastikan setiap tahapan konstruksi dijalankan dengan standar keselamatan, mutu, estetika, dan keberlanjutan terbaik agar gedung ini benar-benar memberi nilai tambah bagi layanan kesehatan nasional,” ujarnya
Keberadaan Gedung Layanan Kanker Terpadu ini disambut antusias oleh manajemen RSUP R.D. Kandou. Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, menilai proyek ini sebagai momentum krusial peningkatan mutu layanan kesehatan, khususnya penanganan kanker.
“Gedung ini menjadi tonggak penting dalam penguatan layanan kanker terpadu, seiring kesiapan SDM dan peningkatan upaya deteksi serta penanganan kanker bagi masyarakat Manado dan wilayah Indonesia Timur,” ungkapnya
Dari sisi korporasi, Hutama Karya menegaskan komitmennya menyelesaikan proyek tepat waktu dan tepat mutu. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyatakan bahwa topping off ini menjadi simbol keseriusan perusahaan dalam menghadirkan fasilitas kesehatan berstandar tinggi.
“Seluruh proses pembangunan menerapkan standar Quality, Health, Safety, Security & Environment (QHSSE) yang ketat, demi memastikan keamanan, kualitas, dan keberlanjutan hasil pembangunan,” tegasnya
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., menilai kehadiran gedung ini akan mengubah wajah layanan kesehatan regional. Ia optimistis Manado akan semakin siap menjadi pusat rujukan layanan kanker di Indonesia Timur.
“Masyarakat tidak perlu lagi mencari layanan kanker ke luar daerah. Manado siap menjalankan peran sebagai tuan rumah layanan kesehatan regional,” ujarnya
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), menegaskan bahwa proyek ini sejalan dengan transformasi layanan kanker nasional. Ia menyebut fasilitas ini akan memperkuat layanan terapi lanjutan, termasuk radioterapi, agar layanan kanker yang komprehensif dan terintegrasi dapat diakses lebih merata.
“Proyek ini menjadi bukti nyata perhatian Presiden Republik Indonesia terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya di Sulawesi Utara,” kata Benjamin
Sebagai informasi, pembangunan Gedung Layanan Kanker Terpadu RSUP R.D. Kandou dimulai pada 6 Desember 2024 dengan masa pelaksanaan 540 hari kalender dan ditargetkan rampung pertengahan 2026. Gedung setinggi 13 lantai dengan luas bangunan 20.431,96 meter persegi ini akan menampung 146 tempat tidur, mencakup layanan rawat inap khusus, VIP, VVIP, ICU anak (PICU), kemoterapi anak dan dewasa, hingga poliklinik onkologi terpadu
Lebih dari sekadar pencapaian teknis, topping off ini menjadi simbol harapan baru bagi peningkatan akses layanan kanker modern bagi masyarakat Indonesia Timur sebuah langkah nyata menuju pemerataan layanan kesehatan berkualitas di Tanah Air.//



