JAKARTA, Bisnistoday – PT Hutama Karya (Persero) melalui program HK Peduli memastikan bantuan menjangkau titik-titik terdampak di Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatra Utara.Sejak akhir November 2025, perusahaan pelat merah ini menyalurkan logistik, mengerahkan alat berat, serta memperkuat layanan darurat di Batu Busuak dan Gunung Nago (Sumatra Barat), Aceh Tamiang dan Pidie Jaya (Aceh), hingga Sibolga (Sumatra Utara).
“Melalui HK Peduli, kami berupaya memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi sekaligus mendukung pemulihan akses agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan,” ujar Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, di Jakarta, Kamis (18/12).
Di Gunung Nago, Kota Padang, lumpur dan banjir menutup akses jalan utama warga. Untuk mempercepat pemulihan, Hutama Karya mengerahkan dua unit excavator 20 ton. Sementara di Batu Busuak, tiga unit excavator 30 ton diturunkan untuk membersihkan material longsor yang menghambat mobilitas warga.
Tak hanya alat berat, bantuan logistik berupa kebutuhan pangan dan perlengkapan harian juga disalurkan melalui Posko Pasar Baru Universitas Andalas (UNAND), menjangkau keluarga terdampak yang masih bertahan di pengungsian.
Dapur Tetap Mengepul di Aceh
Di Aceh, HK Peduli menyalurkan bantuan kepada sekitar 150 kepala keluarga di Kabupaten Pidie Jaya. Distribusi dilakukan melalui Dinas Sosial setempat, mencakup makanan siap saji, air minum, beras, pakaian, selimut, hingga perlengkapan bayi dan kebutuhan perempuan
Bagi Teuku Muhammad Iskandar (34), salah satu pengungsi, bantuan tersebut menjadi titik balik setelah hari-hari penuh ketidakpastian. “Saat itu kami benar-benar bingung karena kebutuhan harian menipis. Bantuan dari Hutama Karya sangat membantu, terutama untuk anak-anak dan keluarga yang paling terdampak,” tuturnya
Akses Vital Sibolga–Tarutung
Di Sumatra Utara, Hutama Karya memobilisasi berbagai alat berat untuk membuka kembali ruas jalan Sibolga–Tarutung, jalur vital penghubung Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga. Dua unit wheel loader, empat excavator, enam trafo, dan satu dump truck dikerahkan, bekerja hingga 10 jam per hari demi mempercepat pemulihan akses
Bagi warga, terbukanya jalan bukan sekadar soal infrastruktur, melainkan penanda bahwa kehidupan perlahan kembali normal,anak-anak bisa bersekolah, logistik kembali mengalir, dan aktivitas ekonomi mulai berdenyut.
Hutama Karya memastikan program HK Peduli akan terus berjalan seiring pemantauan kondisi lapangan. Di tengah bencana, kehadiran alat berat, logistik, dan kepastian bantuan menjadi simbol bahwa pemulihan tidak dibiarkan berjalan sendiri, melainkan diupayakan bersama.//



















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)




















