www.bisnistoday.co.id
Rabu , 19 Agustus 2026
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Kian Melemah

IHSG Melemah
IHSG MELEMAH ditengah tekanan isu global./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (12/10) kembali ditutup melemah sebesar 29,94 poin ke posisi 6.909,21, sementara indeks LQ45 terkoreksi 3,87 poin ke posisi 984,56. Pelemahan dipicu oleh turunya harga saham sektor teknologi.

Tim Riset Phllip Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Rabu (12/10) menyebutkan, pada perdagangan hari ini indeks saham di Asia umumnya ditutup turun tertekan oleh sinyal bahwa Tiongkok tidak berencana untuk segera melonggarkan kebijakan lockdown. Sementara penguatan nilai tukar dolar AS dan guncangan di pasar obligasi Inggris menjadi sentimen negatif investor.

Surat kabar resmi milik Partai Komunis Tiongkok memberi peringatan bahwa Pemerintah Tiongkok tetap akan mempertahankan kebijakan lockdown Covid-19 yang ketat untuk menghindari kehilangan kendali atas penularan virus Covid-19.

Investor juga mempersiapkan diri menghadapi rilis data inflasi AS dan musim laporan keuangan kuartal III 2022.

Kekhawatiran mengenai inflasi menekan kinerja pasar saham seiring dengan tingkat inflasi yang tetap tinggi berujung pada konsumen mengurangi belanja mereka dan bank sentral AS The Federal Reserve bersama bank-bank dunia utama di dunia menaikkan suku bunga acuan yang diperkirakan dapat memperlambat aktivitas ekonomi.

Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) Selasa (11/10) juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini menjadi 2,7 persen dari proyeksi sebelumnya, 2,9 persen pada Juli.

Dibuka menguat, selang satu jam IHSG melemah dan terus berada di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 2,97 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor transportasi & logistik masing-masing minus 1,37 persen dan minus 1,24 persen. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor energi sebesar 0,99 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TFAS, ITMA, VICO, HATM, dan KIOS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni UVCR, AMMS, IBOS, GEMA, dan ZONE. .

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau “net foreign buy” di seluruh pasar sebesar Rp209,29 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp27,38 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.172.314 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,62 miliar lembar saham senilai Rp13,39 triliun. Sebanyak 144 saham naik, 415 saham menurun, dan 127 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 4,42 atau 0,02 persen ke 26.396,83, indeks Hang Seng turun 131,33 atau 0,78 persen ke 16.701,03, indeks Shanghai menguat 45,72 poin atau 1,53 persen ke 3.025,51, dan indeks Straits Times melemah 10,3 poin atau 0,33 persen ke 3.094,7./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...

Iman Sudargo
Bursa

Luno Indonesia Perkenalkan Iman Sudargo Sebagai ‘Country Head’

JAKARTA, Bisnistoday -  Luno aplikasi investasi aset kripto global yang berkomitmen menyediakan...

Didi Max
Bursa

Perdagangan Berjangka : Didimax Broker Terbaik Menjadi Pilihan Banyak Trader

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam dunia perdagangan berjangka, memilih broker terbaik Indonesia merupakan...