www.bisnistoday.co.id
Jumat , 5 Juni 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Hong Kong – Indonesia Perkuat Hubungan Dagang dan Investasi
Ekonomi & Bisnis

Hong Kong – Indonesia Perkuat Hubungan Dagang dan Investasi

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Hong Kong dan Indonesia sepakat memperkuat hubungan dagang dan ivestasi. Kedua negara menyepakati pentingnya membangun jembatan ekonomi yang kokoh antara kedua wilayah.

“Hong Kong dan Indonesia memiliki potensi besar untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi regional melalui kolaborasi strategis di berbagai sektor, baik perdagangan, investasi, dan inovasi digital terkhusus,” kata Koordinator Delegasi Hong Kong, Gema Sasmita usai acara Mega promosi bertajuk “Think Business, Think Hong Kong” yang digelar Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Acara tersebut juga dihadiri para pejabat, pemimpin bisnis, dan tokoh penting dari kedua negara dan mitra strategis lainya.

Gema mengungkapkan, acara tersebut diawali dengan pertemuan formal antara representatif Hongkong dan Kepala Badan Pengelola Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko serta jajarannya untuk membahas peran teknologi dalam percepatan pengentasan kemiskinan.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan pentingnya sinergi teknologi untuk memberdayakan masyarakat miskin dan mengurangi kesenjangan ekonomi. “Kepemimpinan visioner Pak Budiman Sudjatmiko di BP Taskin disambut positif oleh Mr Duncan Chiu yang juga anggota parlemen Hongkong serta di dukung oleh Mr Eric Chen dari Cyberport dan Mr Eric Tong dari HKSTP, ini sangat membuka peluang besar untuk menciptakan solusi inovatif yang berdampak luas bagi masyarakat, perlu ada intensifikasi dan ekstensifikasi,” katanya.

Delegasi juga mengadakan pertemuan penting dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, yang menyambutnya dengan positif di Jakarta. Dalam momen tersebut, Rosan menegaskan, hubungan perdagangan yang erat antara Hong Kong dan Indonesia sangat penting untuk memperkuat daya saing di pasar global. “Dalam pertemuan tersebut memperlihatkan antusiasme kedua pihak dalam mempererat hubungan ekonomi,” ujar Gema.

Selain itu, delegasi Hong Kong juga diterima oleh Kepala Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas potensi perluasan penggunaan mata uang renminbi dalam perdagangan bilateral, yang dinilai akan memperkuat stabilitas keuangan kedua negara. Luhut menyampaikan, “Kerja sama yang lebih erat dengan Hong Kong akan membuka peluang investasi baru sekaligus memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi di ASEAN.”

Pentingnya Hubungan Bilateral

Menanggapi rangkaian pertemuan tersebut, Gema Sasmita, yang juga dikenal dengan pandangan-pandangannya yang strategis, memberikan pernyataan tegas mengenai pentingnya hubungan bilateral ini. “Hubungan yang baik antara Indonesia dan Hong Kong bukan hanya soal perdagangan, melainkan strategi geopolitik yang akan memperkuat posisi Indonesia di kawasan ASEAN,” ujar Gema. Ia menambahkan, Hong Kong adalah pintu gerbang investasi global, dan mempererat hubungan ini berarti membuka peluang baru untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga:Kolaborasi Digital Hong Kong-Indonesia Perkuat Pertukaran Bisnis

Dengan terselenggaranya acara “Think Business, Think Hong Kong,” harapan besar terpancar bagi masa depan kerja sama ekonomi kedua negara. Delegasi Hong Kong menyampaikan komitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui berbagai inisiatif, mulai dari pengembangan infrastruktur hingga transformasi digital.

Gema Sasmita mengakhiri pernyataannya dengan optimisme. “Partnership is power, Indonesia and Hong Kong must lead together,” ujarnya.

Gema menegaskan bahwa semangat kolaborasi antara kedua pihak tidak hanya bertujuan untuk memperkuat perdagangan, tetapi juga mendorong inovasi dan pengembangan teknologi sebagai fondasi kemajuan bersama di era global. “Kerja sama ini adalah langkah strategis untuk menghadapi tantangan global sekaligus menciptakan peluang baru. Indonesia dan Hong Kong memiliki peran penting dalam membentuk ekosistem ekonomi yang lebih tangguh dan kompetitif di tingkat internasional,” pungkasnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mata uang AS, Dolar. (Unsplash/Niconor Brown)
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Dolar Bertahan di Level Tertinggi karena Konflik Terus Memanas

JAKARTA, Bisnistoday - Dolar bertahan di level tertinggi dalam dua bulan terakhir...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Bantuan Presiden Rp1,2 Triliun untuk Pemulihan UMKM Terdampak Bencana Sumatera

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah menyiapkan anggaran Bantuan Presiden (Banpres) Rp1,2 triliun untuk...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Neraca Perdagangan April 2026 Tetap Surplus, Ditopang Kenaikan Harga Ekspor Sejumlah Komoditas

JAKARTA, Bisnistoday - Kemendag menyatakan tren surplus neraca perdagangan untuk 72 bulan...

Kerjasama LPPM UI
Ekonomi & Bisnis

Peluncuran Kartu Skor Untuk Deteksi Keberhasilan Pemerintah Daerah di Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Kartu Skor Keberhasilan Pemerintah Daerah (Regional Government Success Scorecard/RGSS)...