www.bisnistoday.co.id
Jumat , 24 April 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Kolaborasi Digital Hong Kong-Indonesia Perkuat Pertukaran Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Kolaborasi Digital Hong Kong-Indonesia Perkuat Pertukaran Bisnis

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Edge Hong Kong-Indonesia Digital Summit 2024 sukses digelar di Jakarta baru-baru ini dengan meninggalkan kesan mendalam pada sektor bisnis digital antara Hong Kong dan Indonesia. Acara ini dihadiri lebih dari 200 peserta, termasuk para pemimpin perusahaan, investor, dan inovator dari berbagai negara Asia.

“KTT ini adalah bukti komitmen bersama dalam mengembangkan ekonomi digital di Asia,” ungkap Suwito, Ketua Komite Hong Kong-Macau dari KADIN, dalam keterangannya, Kamis (7/11/2024).

Summit ini bertujuan mendorong pertukaran bisnis bilateral di sektor digital, dengan delegasi yang datang dari Hong Kong, Tiongkok, Singapura, Thailand, dan Korea. Para delegasi membawa ide-ide segar dan inovasi yang diharapkan dapat menciptakan kolaborasi baru.

“Kami berharap dengan adanya pertemuan lintas negara seperti ini, semakin banyak inovasi yang dapat tercipta untuk memperkuat ekonomi digital kedua negara,” kata perwakilan dari Hong Kong Trade Development Council.

Direktur Jenderal Hong Kong Economic and Trade Office di Jakarta, Miss Libera Cheng, dalam pidato gala dinner, menyampaikan kebijakan utama Kepala Eksekutif Hong Kong 2024. Miss Cheng menyoroti berbagai langkah untuk meningkatkan produktivitas di sektor teknologi. “Pemerintah Hong Kong sangat berkomitmen untuk mendukung inovasi dan teknologi,” ujarnya. Salah satu langkah besar adalah pendirian Innovation and Technology Venture Fund senilai HKD 10 miliar untuk memacu investasi di sektor-sektor strategis.

Hari kedua summit ini menampilkan pidato dan diskusi panel dari berbagai pemimpin industri, seperti Donald Wihardja dari Amvestino dan Anika Faisal dari Bank Jago. Topik yang dibahas mencakup perkembangan teknologi keuangan, e-commerce, hingga investasi modal ventura. “Kolaborasi dalam ekonomi digital bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan pelaku industri untuk beradaptasi dengan tren,” kata Dennis Martin, CEO Advance AI Group.

Agenda penutup summit pada hari ketiga adalah kunjungan ke Correctio, pusat inovasi Jababeka. Dalam tur ini, peserta mendapatkan gambaran sektor manufaktur dan logistik di Indonesia, yang membuka peluang investasi baru. “Melalui kunjungan ini, kami melihat potensi besar dalam manufaktur dan logistik, sektor yang vital bagi ekonomi Indonesia,” ujar Patrick Cheung dari Web3.0 Technology.

KTT ini diharapkan akan memperkuat hubungan bisnis antara Hong Kong dan Indonesia, khususnya di bidang ekonomi digital. Sejumlah peserta menyampaikan antusiasme mereka untuk mengimplementasikan ide-ide yang telah dibahas di summit. “Ini hanyalah permulaan,” ungkap Andrew You, CEO Hava.id.

Kolaborasi yang lebih erat antara Hong Kong dan Indonesia di masa mendatang diharapkan dapat secara bersama-sama menciptakan inovasi yang berdampak.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Beton Merah Putih
Ekonomi & Bisnis

Semen Merah Putih Perkuat Ekspansi Pasar Global Lewat Inovasi Keberlanjutan

JAKARTA, Bisnistoday – Pada saat tekanan berat yang melanda industri semen nasional...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Siapkan Pembiayaan PLTS untuk Percepat Elektrifikasi Desa

JAKARTA, Bisnistoday – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menegaskan komitmennya untuk...

Meta bakal Pangkas Ribuan Karyawan (unsplash/julio-lopez)
EKONOMIEkonomi & BisnisOtomotif & Tekno

Meta dan Microsoft bakal Pangkas Ribuan Karyawan

JAKARTA, Bisnistoday - Perusahaan teknologi raksasa, Meta dan Microsoft bakal memangkas jumlah...

Ekonomi & Bisnis

Elektrifikasi Kendaraan dan Cukai Emisi Dinilai Jadi Solusi Tekan Beban Fiskal

JAKARTA, Bisnistoday - INDEF melalui inisiatif Green Transition Initiative (GTI) menilai percepatan elektrifikasi...