www.bisnistoday.co.id
Kamis , 1 Oktober 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Indonesia Harus Siapkan Langkah Taktis Menghadapi Gejolak Global
Ekonomi & Bisnis

Indonesia Harus Siapkan Langkah Taktis Menghadapi Gejolak Global

Saiful Chaniago (Foto Istimewa)
Saiful Chaniago (Foto Istimewa)
Social Media

JAKARTA , Bisnistoday – Guncangan perekonomian dan perpolitikan internasional telah merambah ke berbagai negara di dunia. Hal ini, membuat setiap negara harus menyiapkan langkah-langkah strategis di pusaran geopolitik dan Indonesia tetap harus menghadapinya untuk mewujudkan solusi yang tepat dan efektif.

Ketua Umum Pasukan Pro Prabowo (Pasprobo) Saiful Chaniago mengatakan, Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk 287,9 juta jiwa, harus menyiapkan langkah taktis dan strategis menjadikan Indonesia sebagai negara maju dan disegani negara-negara lain di dunia.

“Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan berbagai kebijakan taktis dan strategis untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan daya beli masyarakat dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih telah menyiapkan skema program terbaik untuk menghadapi dunia yang sedang tidak baik-baik saja dan sedang bergejolak dan Indonesia harus mampu bertahan dan menjadi salah satu negara yang menang dalam kancah internasional. Artinya, Indonesia optimistis menghadapi gejolak politik dan ekonomi internasional,” kata Saiful Chaniago kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/5).

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Perlindungan Ojol di May Day 2026, Potongan Aplikator Harus di Bawah 10 Persen

Menurut Saiful, Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat dan simultan untuk mendorong berbagai kebijakan taktis dan strategis dalam menyiapkan paket stimulus ekonomi dan optimalisasi program, misalnya program makan bergizi gratis (MBG), penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan realisasi Panen Padi dalam serangkaian program ketahanan pangan nasional dan swasembada beras.

Saiful mengatakan, bahwa Presiden Prabowo Subianto telah berhasil meningkatkan produksi beras nasional secara signifikan dan komprehensif. Hal ini, menjadi prestasi pemerintahan Prabowo Subianto.

“Presiden Prabowo telah melakukan transformasi ekonomi dengan kebijakan yang mampu menjadi pendorong daya saing, seperti program makan bergizi gratis, program ketahanan pangan, swasembada beras, ketahanan energi dan optimalisasi pengelolaan Badan Usaha Milik Negara melalui Danantara termasuk meningkatkan BUMN dibidang pupuk untuk pembangunan pertanian demi ketahanan pangan nasional,” kata Saiful.

Di sisi lain, Saiful juga menyinggung peningkatan pengelolaan BUMN melalui konsolidasi ke dalam suatu dana investasi nasional Danantara. “Danantara semakin memperkuat konsolidasi semua kekuatan ekonomi nasional guna memperkokoh pengelolaan BUMN yang dikelola langsung oleh Danantara,” kata Saiful.

Presiden Prabowo, kata Saiful menambahkan, telah menyiapkan berbagai kebijakan ekonomi lainya, seperti kebijakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan, pembangunan kawasan industri, kredit investasi untuk industri padat karya, kebijakan tentang Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam dan pembentukan bank emas nasional.

Menurut Saiful, di tingkat global, Presiden Prabowo memantapkan keanggotaan Indonesia di BRICS, menyelesaikan perjanjian Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement, Uni Eropa-CEPA dan melanjutkan proses pendaftaran ke Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi.

Saiful menegaskan, Indonesia harus memperkuat dan memperluas kerjasama ekonomi dan politik dengan berbagai negara diberbagai belahan dunia.

“Indonesia harus mengambil manfaat besar dari berbagai kerjasama ekonomi dan politik dengan beebagai negara di dunia. Apalagi, Indonesia memiliki modal besar, yakni negara besar dengan jumlah penduduk besar, sebagai pasar potensial dunia. Bahkan, di Asia dan Asia Tenggara, Indonesia adalah negara yang sangat diperhitungkan negara-negara lain di dunia,” kata Saiful.

Menurut Saiful, pemerintahan Prabowo Subianto, telah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional, di tengah gejolak geopolitik dan ketidakpastian global. “Indonesia adalah negara yang mampu berdiri di atas kaki sendiri. Kemandirian Indonesia menjadi suatu keniscayaan di tengah gemuruh problematika geopolitik,” tandas Saiful.

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kementan
Ekonomi & Bisnis

Ciptakan Petani Naik Kelas, UPT Kementan Kerja Sama dengan BPDP Gelar Pelatihan

PALANGKA RAYA, Bisnistoday.co.id - Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Petani pekebun...

Pameran Kelistrikan
Ekonomi & Bisnis

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Pertemukan Ribuan Peserta dan Ratuan Exhibitor

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 sukses diselenggarakan...

Agus G Kartasasmita
Ekonomi & Bisnis

Jadi Magnet Bisnis, Kemenperin x Halal Indo 2026 Raih Komitmen Rp 622 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Industrial Festival x Halal Indo 2026 mempertemukan pelaku industri,...

Ekonomi & Bisnis

YILI Dukung Anak Sekolah Belajar Langsung melalui Kunjungan Edukatif ke Pabrik

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Yili Indonesia Dairy terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung...