www.bisnistoday.co.id
Minggu , 3 Mei 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Kesenjangan Kekayaan Masyarakat di Kota Jakarta Bagai Bumi dan Langit
Ekonomi RakyatHEADLINE NEWS

Kesenjangan Kekayaan Masyarakat di Kota Jakarta Bagai Bumi dan Langit

Kota Jakarta
SUASANA AKTIFITAS Kendaraan di Ibukota Jakarta, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kesenjangan pendapatan masyarakat di Kota Jakarta seharusnya dilihat tidak semata dari Gini Ratio yang sudah mencapai 0,432 dibanding rata-rata nasional 0,36-0,37. Kaca mata ini hanya penilaian berdasarkan spending atau pengeluaran semata, tidak berbasis pada kekayaan masyarakat.

“Angka Gini Ratio Pendapatan yang berbasis Spending itupun tidak menggambarkan kesenjangan yang sesungguhnya,” ungkap Suroto, Ketua Umum Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) di Jakarta, Minggu (3/5).

“Kalau mau melihat kesenjangan yang parah langsung lihat Gini Rasio Kekayaan saja. World Data Book 2023 misalnya di angka 0,83. Ini dapat dilihat dari gambar orang elite kaya Jakarta yang punya harta sampai tak terkira, tetapi ribuan rakyat hidup di rumah gerobak,” cetus Suroto.

Pendapat Suroto ini, sekaligus mengomentari pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo yang mengatakan, bahwa persoalan di Kota Jakarta timbul akibat gini ratio pendapatan yang berbasis spending melampaui rata rata nasional yakni 0,432 dibanding rata rata nasional yang berada dalam rentang 0,36-0,37.

Padahal jelas, lanjut Suroto, tidak dimilikinya harta pastinya tidak adanya kesempatan rakyat untuk berkreasi menghasilkan pendapatan.

“Tolong buat kebijakan di Jakarta yang berkeadilan dengan rombak struktur kepemilikan kongkrit seperti misalnya, terbitkan kepemilikan saham sebesar minimal 20% saja buat pekerja di perusahaan.Dan inipun tidak akan menjatuhkan orang kaya.”

Bagi Suroto, justru pelepasan saham ini akan timbulkan tanggungjawab pekerja lebih baik dari pekerja karena selain gaji mereka akan dapat harapan bagian keuntungan di akhir tahun, tambah pendapatan.

“Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur adalah kader partai penganut ajaran Bung Karno, ajaran Marhaenisme. Semoga bisa buat perubahan mendasar dan jadi contoh bagi provinsi lain,” tambah Suroto./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Hardiknas 2026
HEADLINE NEWSHumaniora

Hardiknas 2026: Mendikdasmen Tegaskan Pendidikan untuk Cerdaskan dan Membentuk Karakter Bangsa

BANYUWANGI, Bisnistoday — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar upacara peringatan...

Presiden Prabowo
HEADLINE NEWSNasional

Prabowo Tegaskan Perlindungan Ojol di May Day 2026, Potongan Aplikator Harus di Bawah 10 Persen

JAKARTA, Bisnistoday - Perayaan May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, diwarnai pernyataan tegas...

Dirjen Intram
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Biaya Logistik Masih Tinggi, Kemenhub Genjot Multimoda dan Digitalisasi

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda...

Kereta Tabrakan
HEADLINE NEWSNasional

Kemenhub Dukung Penuh KNKT Investigasi Insiden KA Bekasi Timur

BEKASI, Bisnistoday – Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan simulasi terhadap...