www.bisnistoday.co.id
Minggu , 18 Oktober 2026
Home EKONOMI Ini Penjelasan BNI Soal “Hoaks” Kredit Tanpa Jaminan
EKONOMIPerbankan & Asuransi

Ini Penjelasan BNI Soal “Hoaks” Kredit Tanpa Jaminan

PROYEKSI EKONOMI: Bank BNI perkirakan pertumbuhan ekonomi 5% tahun ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menegaskan, penyaluran kredit ke pihak mana pun pasti melewati proses legal termasuk persyaratan agunan yang sesuai dengan nilai fasilitas pinjaman.  Audit internal dan eksternal BNI pun terus berjalan secara reguler untuk memastikan berbagai tindak fraud yang dapat merugikan perusahaan sebagai penjaga aset negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Corporate Secretary BNI,  Mucharom terkait adanya Hoax tentang penyaluran kredit BNI tanpa agunan. “BNI adalah perusahaan milik pemerintah yang menjalankan bisnis di dalam koridor dan pengawasan pemerintah sekaligus Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tegasnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (2/7). 

Ia mengatakan, terkait debitur BNI asal Sumatra Selatan yang disebut-sebut dengan inisial BG telah bermitra sejak 2017, pemberian kredit sudah dipastikan memiliki jaminan agunan dan sesuai dengan ketentuan. Bahkan fasilitas kredit debitur tersebut dalam kondisi lancar.

“Kami dapat pastikan semua proses legal dalam penyaluran kredit kami sesuai dengan koridor yang berlaku. Kami harap tidak ada lagi pihak manapun yang sengaja mengumbar hoaks yang membuat masyarakat resah demi mencari keuntungan semata,” tegasnya.

Terkait Batu Bara, Mucharom melanjutkan, penyaluran kredit yang dilakukan oleh BNI dilakukan secara konservatif dengan memperhatikan semua ketentuan dari kementerian dan lembaga berwenang.  

Kredit pertambangan rupiah dan mata uang asing BNI termasuk per kuartal pertama 2022 hanya 3,23 persen dari total kredit BNI. 

Langkah penyaluran kredit pertambangan pun diikuti dengan komitmen green banking yang mana kredit BNI untuk sektor energi baru dan terbarukan telah mencapai Rp10,3 triliun. 

“Kami juga telah menyalurkan pembiayaan untuk penanganan polusi mencapai Rp6,8 triliun, serta segmen pengelolaan air dan air limbah senilai Rp23,3 triliun,” imbuhnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMI

Perjuangan 3 Guru Maluku Raih Gelar Sarjana, Harus Berburu Sinyal hingga ke Kampung Tetangga

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Keterbatasan jaringan internet tak menyurutkan perjuangan tiga guru asal...

LPS siapkan regulasi mengenai model kepesertaan Penjaminan Polis Asuransi.
Perbankan & Asuransi

Upaya LPS Mendongkrak Kepercayaan pada Industri Asuransi

BALI, Bisnistoday.co.id - Ketika seseorang membeli polis asuransi, ia sesungguhnya melakukan sesuatu...

PT SMI Raih Dua Penghargaan Asian Water Awards 2026 atas Kontribusi Pengelolaan Air Berkelanjutan
EKONOMI

PT SMI Raih Dua Penghargaan Asian Water Awards 2026 atas Kontribusi Pengelolaan Air Berkelanjutan

JAKARTA, Bisnostoday.co.id— PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) meraih dua penghargaan...

MayBank
Perbankan & Asuransi

Maybank Indonesia Gandeng NIUM Luncurkan Fitur Fast Remittance di M2U ID

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Bank Maybank Indonesia Tbk menghadirkan fitur Fast Remittance...