www.bisnistoday.co.id
Selasa , 28 Juli 2026
Home EKONOMI Ini Penjelasan BNI Soal “Hoaks” Kredit Tanpa Jaminan
EKONOMIPerbankan & Asuransi

Ini Penjelasan BNI Soal “Hoaks” Kredit Tanpa Jaminan

PROYEKSI EKONOMI: Bank BNI perkirakan pertumbuhan ekonomi 5% tahun ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menegaskan, penyaluran kredit ke pihak mana pun pasti melewati proses legal termasuk persyaratan agunan yang sesuai dengan nilai fasilitas pinjaman.  Audit internal dan eksternal BNI pun terus berjalan secara reguler untuk memastikan berbagai tindak fraud yang dapat merugikan perusahaan sebagai penjaga aset negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Corporate Secretary BNI,  Mucharom terkait adanya Hoax tentang penyaluran kredit BNI tanpa agunan. “BNI adalah perusahaan milik pemerintah yang menjalankan bisnis di dalam koridor dan pengawasan pemerintah sekaligus Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tegasnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (2/7). 

Ia mengatakan, terkait debitur BNI asal Sumatra Selatan yang disebut-sebut dengan inisial BG telah bermitra sejak 2017, pemberian kredit sudah dipastikan memiliki jaminan agunan dan sesuai dengan ketentuan. Bahkan fasilitas kredit debitur tersebut dalam kondisi lancar.

“Kami dapat pastikan semua proses legal dalam penyaluran kredit kami sesuai dengan koridor yang berlaku. Kami harap tidak ada lagi pihak manapun yang sengaja mengumbar hoaks yang membuat masyarakat resah demi mencari keuntungan semata,” tegasnya.

Terkait Batu Bara, Mucharom melanjutkan, penyaluran kredit yang dilakukan oleh BNI dilakukan secara konservatif dengan memperhatikan semua ketentuan dari kementerian dan lembaga berwenang.  

Kredit pertambangan rupiah dan mata uang asing BNI termasuk per kuartal pertama 2022 hanya 3,23 persen dari total kredit BNI. 

Langkah penyaluran kredit pertambangan pun diikuti dengan komitmen green banking yang mana kredit BNI untuk sektor energi baru dan terbarukan telah mencapai Rp10,3 triliun. 

“Kami juga telah menyalurkan pembiayaan untuk penanganan polusi mencapai Rp6,8 triliun, serta segmen pengelolaan air dan air limbah senilai Rp23,3 triliun,” imbuhnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Presiden AS Donald J Trump.
EKONOMIKawasan Global

Trump akan Terapkan Tarif Baru pada Lebih dari 80 Negara

JAKARTA, Bisnistoday – Amerika Serikat akan mengenakan tarif antara 10% atau 12,5%...

PT Asuransi BRI Life dan Bali International Hospital (BIH) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara sektor asuransi jiwa dan layanan kesehatan. (dok:BRIlife)
Perbankan & Asuransi

BRI Life dan Bali International Jalin Kemitraan Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life dan Bali International Hospital (BIH)...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Pastikan Arah Penguatan Koperasi Saat Dialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

PAMEKASAN, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan arahan sekaligus berdialog...

EKONOMIPerbankan & Asuransi

Perkuat Layanan, BRI Life Resmikan Wajah Baru Kantor Layanan Denpasar

JAKARTA, Bisnistoday - Asuransi BRI Life meresmikan wajah baru kantor layanan Denpasar...