JAKARTA, Bisnistoday- Lembaga Survei IndoStrategi menyimpulkan bahwa kinerja Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabumingraka berjalan normal dengan nilai sedang, atau biasa saja. Hasil riset dengan skala 1 sampai 5, kinerja pemerintah sebesar 3,54 atau sedang.
Ali Noer Zaman, Direktur riset IndoStrategi mengatakan riset ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan triangulasi data dari dokumen kebijakan nasional (Asta Cita dan RPJMN 2024–2029), kuesioner kepada 67 ahli multidisipliner, dua kali Focus Group Discussion (FGD) kepada 14 ahli multidisipliner, serta kajian media dan riset lain yang relevan. Sedangkan, pemilihan responden dilakukan dengan Teknik pengambilan sample purposive sampling di mana para ahli di pilih dari Pendidikan dan pengalaman mereka di bidang-bidang tertentu.
“Hasil riset ini menunjukkan bahwa secara umum, kinerja pemerintahan dinilai dalam kategori SEDANG, dengan skor rata-rata 3,54 dari skala penilaian 1–5. Adapun penilaian dilakukan berdasarkan tiga parameter utama: efektivitas kebijakan, kualitas tata kelola pemerintahan, dan kepemimpinan para menteri.”
Demokrasi dan Transparansi
Ia menjelaskan, evaluasi kinerja Presiden dan Wakil Presiden dalam menangani isu-isu krusial menunjukkan bahwa stabilitas politik dan keamanan (skor 3,71), pengendalian harga (3,68), dan pemberantasan korupsi (3,61) dinilai paling menonjol.
Namun skor untuk demokrasi (3,47), transparansi (3,44), dan penciptaan lapangan kerja (3,41) masih menunjukkan tantangan yang signifikan. Secara keseluruhan, aspek-aspek tersebut menandakan bahwa meski ada upaya mempertahankan stabilitas, reformasi struktural dan keberpihakan pada isu-isu sosial-politik belum sepenuhnya terlihat.
IndoStrategi, sebuah lembaga riset independen merilis laporan evaluasi terhadap kinerja Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah genap berjalan selama enam bulan sejak dilantik pada Oktober 2024./



