www.bisnistoday.co.id
Selasa , 8 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional KAI, Gojek, dan Pemkot Bogor Bangun Ekosistem Transportasi Terintegrasi di Kota Bogor
Nasional

KAI, Gojek, dan Pemkot Bogor Bangun Ekosistem Transportasi Terintegrasi di Kota Bogor

DIrut KAI
PENANDATANGANAN Kesepakatan Bersama KAI dan Pemerintah Kota Bogor terkait pengembangan kawasan stasiun serta kerja sama KAI dengan Gojek dan GoPay dalam penguatan layanan mobilitas digital yang berlangsung di Stasiun Bogor, Kota Bogor, Senin (7/9)./
Social Media

BOGOR, Bisnistoday – PT Kereta Api Indonesia (Persero), Gojek dan GoPay, serta Pemerintah Kota Bogor tingkatkan kolaborasi dalam menghadirkan ekosistem transportasi terintegrasi di Kota Bogor. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama KAI dan Pemerintah Kota Bogor terkait pengembangan kawasan stasiun serta kerja sama KAI dengan Gojek dan GoPay dalam penguatan layanan mobilitas digital yang berlangsung di Stasiun Bogor, Kota Bogor, Senin (7/9).

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, pengembangan kawasan Stasiun Bogor mengusung tiga konsep utama, yaitu konektivitas, identitas, dan spasialitas.“Bogor dan Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk sekitar 6,9 juta jiwa dengan mobilitas masyarakat yang tinggi menuju Jakarta dan kawasan sekitarnya. Sekitar 130 ribu masyarakat per hari dilayani oleh KRL dari wilayah Bogor. Karena itu, pengembangan kawasan stasiun perlu memperkuat konektivitas antara kereta api, transportasi lanjutan, dan aktivitas masyarakat,” ujar Bobby.

Bobby menyampaikan, Stasiun Bogor memiliki nilai sejarah yang kuat sebagai kawasan heritage sehingga pengembangannya akan tetap memperhatikan identitas kawasan.“Selain konektivitas, Stasiun Bogor memiliki identitas sejarah yang kuat sebagai kawasan heritage. Pengembangannya akan tetap menjaga unsur budaya dan sejarah, sekaligus menghadirkan ruang yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui konsep spasialitas, kawasan stasiun diharapkan dapat berkembang menjadi pusat konektivitas dan aktivitas ekonomi Kota Bogor,” tambah Bobby.

Melalui Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Kota Bogor, KAI akan melakukan identifikasi dan inventarisasi data, penyusunan kajian, pengembangan kawasan, integrasi antarmoda, penyediaan aksesibilitas pengguna layanan, serta penataan fasilitas pendukung kawasan stasiun.

Dalam pengembangan Stasiun Bogor, KAI juga melakukan peningkatan kapasitas dan fasilitas layanan pelanggan. Pengembangan peron 6, 7, dan 8 telah meningkatkan kapasitas pelayanan sekitar 30 persen dibandingkan sebelumnya. KAI juga menyiapkan peningkatan aspek keselamatan melalui penataan fasilitas dan pengembangan akses pelanggan.

“Stasiun merupakan simpul mobilitas masyarakat. Pengembangannya perlu dilakukan secara terpadu agar mendukung kebutuhan pelanggan dan perkembangan kawasan,” ujar Bobby.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, penataan kawasan Stasiun Bogor memiliki keterkaitan dengan sejarah dan perkembangan Kota Bogor.“Stasiun Bogor memiliki nilai sejarah yang sangat kuat bagi Kota Bogor. Penataan kawasan ini menjadi kesempatan untuk menghadirkan kawasan yang lebih tertata dengan tetap mempertahankan karakter sejarahnya,” ujar Dedie.

Dedie menyampaikan, Pemerintah Kota Bogor akan terus memperkuat koordinasi dengan KAI dalam penataan kawasan sekitar stasiun, termasuk pengelolaan lalu lintas, penataan PKL, dan pengembangan ruang publik agar kawasan semakin nyaman bagi masyarakat.

Sementara itu, kerja sama KAI dengan Gojek dan GoPay memperkuat integrasi perjalanan masyarakat melalui perluasan titik jemput GoRide Instant dan GoCar Instant, pemanfaatan GoPay sebagai solusi pembayaran digital di ekosistem KAI Group, serta penjajakan pemanfaatan teknologi Gojek dan GoPay untuk aplikasi Access by KAI maupun berbagai layanan dan entitas usaha di bawah KAI Group, termasuk KAI Logistik dan KAI Services.

Chief of Partnership GoTo, Henky Prihatna menyampaikan apresiasi atas terwujudnya upaya bersama untuk membuat kawasan stasiun semakin rapi, aman, nyaman, dan terintegrasi. “Gojek turut menjadi bagian dengan menghadirkan titik jemput GoRide dan GoCar Instant di 37 stasiun, termasuk di Stasiun Bogor. Kami berharap ini dapat membuat perjalanan masyarakat semakin mudah dan nyaman dari rumah ke stasiun, melanjutkan perjalanan dengan kereta, hingga sampai ke tujuan. Di saat yang sama, kami juga berharap agar kerja sama dan integrasi ini dapat membuka peluang pendapatan yang berkelanjutan bagi Mitra Driver Gojek,” ujar Henky.

Selain penataan kawasan stasiun dan penyediaan titik jemput Instant, kerja sama Gojek dan KAI mencakup beberapa inisiatif lain, di antaranya menghadirkan GoPay sebagai solusi pembayaran digital di ekosistem KAI Group, hingga menjajaki pemanfaatan teknologi Gojek dan GoPay untuk aplikasi Access by KAI serta berbagai layanan dan entitas usaha di bawah KAI Group, termasuk KAI Logistik dan KAI Services.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bandara Wunopito
Nasional

Bandara Wunopito NTT Ditutup Dampak Abu Vulkanik Gunung Lewotolok

TANGERANG, Bisnistoday - AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM terkait penutupan sementara Bandara Wunopito,...

Bandara Soeta
Nasional

Menhub Dudy: Penutupan Bandara Terdampak Abu Vulkanik Diperpanjang Hingga Pukul 23.59 WIB

TANGERANG, Bisnistoday - Penutupan operasional tujuh bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak...

Pesawat Garuda
Nasional

Husein Sastranegara Bandung dan Empat Bandara Lain Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

TANGERANG, Bisnistoday- Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung (BDO) dan empat bandar udara...

Siangapore Airline
Nasional

Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Masih Berstatus Closed hingga 18.00 WIB

TANGERANG, Bisnistoday - AirNav Indonesia kembali memperbarui informasi aeronautika terkait dampak sebaran...