www.bisnistoday.co.id
Kamis , 30 April 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora KAI Paparkan Strategi Adaptif dan Kepemimpinan Transportasi Masa Depan di Kuliah Tamu FTMD ITB
Humaniora

KAI Paparkan Strategi Adaptif dan Kepemimpinan Transportasi Masa Depan di Kuliah Tamu FTMD ITB

DIrut PT KAI, Didiek HArtantyo.
DIRUT PT KAI, Didiek Hartantyo./
Social Media

BANDUNG, Bisnistoday – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo hadir sebagai pembicara utama dalam Kuliah Tamu bertajuk “Navigating Changes & Driving Growth: Peluang dan Tantangan Industri Perkeretaapian di Indonesia” yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung pada Jumat, (23/5).

Didiek menyampaikan bahwa sektor perkeretaapian tengah menghadapi tantangan serius, mulai dari keterbatasan pendanaan, kenaikan biaya energi, perlambatan permintaan, hingga dinamika kebijakan. Dalam menghadapi tekanan tersebut, KAI menyiapkan strategi terintegrasi berbasis tiga pilar: efisiensi operasional, penguatan logistik, dan pemanfaatan aset non-angkutan.

“Transportasi berbasis rel tidak bisa hanya dikelola dengan pendekatan teknis semata, namun harus adaptif terhadap regulasi, sosial-politik, dan tekanan ekonomi. Visi kami adalah menjadi penggerak transportasi berkelanjutan yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Didiek.

KAI juga memproyeksikan pertumbuhan jangka panjang melalui penguatan layanan: volume penumpang jarak jauh ditargetkan naik 10,6%, angkutan batubara meningkat 15%, dan pendapatan non-angkutan bertumbuh 16% menjadi Rp2,95 triliun. Strategi ini selaras dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) KAI 2025–2029 yang didukung oleh modernisasi sistem, sinergi antar-BUMN, serta ekspansi angkutan dan pemanfaatan stasiun sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Kompetensi SDM

Didiek pada kesempatan tersebut, menekankan pentingnya kesiapan kompetensi SDM masa depan, seperti literasi digital, penguasaan energi baru, dan keterampilan manajemen proyek. Ia juga menyoroti pendekatan Quadruple Helix, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan industry sebagai fondasi percepatan transformasi perkeretaapian.

“KAI siap berkolaborasi dengan kampus melalui pengembangan kurikulum, riset bersama, dan peningkatan kompetensi SDM. Mahasiswa kerja sama KAI dan ITB ini harus bisa menjadi solusi nyata di tempat kerja,” tutupnya.

Acara ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam mendukung integrasi pendidikan dan transformasi SDM perkeretaapian berkelanjutan, sekaligus mendorong kepemimpinan muda yang proaktif, optimis, dan relevan dengan tantangan industri masa kini./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Rektor Universitas Mercu buana Prof. Dr. Andi Adriansyah, M. Eng.
Humaniora

Universitas Mercu Buana Resmikan UMB Store dan Gedung Badminton, Wujud Nyata Mencetak Wirausahawan Muda

JAKARTA, Bisnistoday — Universitas Mercu Buana (UMB) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan...

Satwa Gajah di Bandung Zoo
Humaniora

Kolaborasi Lintas Pihak, Kesehatan Satwa Bandung Zoo Dipastikan Terkendali

BANDUNG, Bisnistoday - Upaya penguatan kesehatan dan kesejahteraan satwa di Bandung Zoo...

”OREO Berbagi Seru” bermitra dengan Indonesia Mengajar
Humaniora

OREO Berbagi Seru, Dukung Potensi Belajar Anak Lewat Pembelajaran Seru

JAKARTA, Bisnistoday – Bermitra dengan Indonesia Mengajar, OREO Berbagi Seru memberikan kesempatan...

Perang Iran Pengaruhi Harga Obat (unsplash/roberto sorin)
EKONOMIHumanioraSport & Health

Gejolak di Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Obat

JAKARTA, Bisnistoday - Perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran  telah memicu...