www.bisnistoday.co.id
Selasa , 28 April 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Kemendag Gelar Pertemuan Para Importir Kanada
Ekonomi & Bisnis

Kemendag Gelar Pertemuan Para Importir Kanada

DIRJEN Kemendag
DIRJEN Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan menggelar 100 pertemuan antara eksportir Indonesia dan perusahaan importir asal Kanada yang diikuti 29 eksportir Indonesia dan 5 perusahaan importir asal Kanada. Pertemuan-pertemuan tersebut menghasilkan potensi transaksi untuk 12 bulan ke depan dengan nilai sebesar USD 1,8 juta atau sekitar Rp27 miliar untuk produk makanan dan minuman olahan.

“Pertemuan dengan perusahaan importir asal Kanada menghasilkan potensi transaksi Rp27 miliar untuk 12 bulan ke depan. Pertemuan-pertemuan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan ekspor makanan dan minuman olahan ke pasar global,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Didi Sumedi.

Produk yang paling diminati para calon pembeli adalah rempah organik, kopi, turunan kelapa, serta kacang-kacangan dan olahannya. Beberapa komoditas lain yang juga ditawarkan oleh usaha kecil dan menengah (UKM) adalah bumbu masak, beras organik, hasil laut, kecap, buah kering, virgin coconut oil, dan produk bersertifikasi lainnya.

Keseratus pertemuan tersebut terlaksana pada 5—7 Februari 2024 saat misi pembelian (buying mission) Kanada ke Jakarta. Pertemuan-pertemuan ini adalah bagian dari implementasi kerja sama Direktorat Jenderal PEN Kemendag dengan Trade Facilitation Office (TFO) Kanada.

“Selain melalui kerja sama dengan TFO Kanada dalam program misi pembelian dan pameran internasional, Kemendag juga secara berkesinambungan menyelenggarakan forum negosiasi bilateral dengan pemerintah Kanada untuk merealisasikan skema perjanjian perdagangan Indonesia—Canada Comprehensive Economic Partnership,” ujar Didi.

Selama tiga hari penyelenggaraan misi pembelian, beberapa calon pembeli juga mengharapkan agar perwakilan UKM Indonesia yang hadir dapat mengirimkan contoh produk sesuai tren pasar Kanada. Para calon pembeli mengharapkan sampel produk disertai rincian penawaran harga grosir untuk tujuan ekspor. Sebagai tindak lanjut, Ditjen PEN akan terus memonitor perkembangan negosiasi antara para pelaku bisnis yang berpartisipasi.

Kanada merupakan mitra dagang Indonesia di pasar global yang menempati posisi ke-30. Di sepanjang 2022, nilai ekspor nonmigas Indonesia ke negara di Kawasan Amerika Utara ini terbukukan senilai USD 1,27 miliar dengan pertumbuhan 9,21 persen selama lima tahun terakhir.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Direktur Kemitraan dan Plasma PT Agrinas Palma Nusantara, Seger Budiharjo
Ekonomi & Bisnis

Percepat Realisasi PSR, RSI Usul Pemberdayaan Petani Sawit

JAKARTA - Ketua Umum Rumah Sawit Indonesia (RSI) Kacuk Sumarto mengusulkan sejumlah...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Siapkan Regulasi Respon Tingginya Biaya Platform Belanja Online

JAKARTA, Bisnis today — Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyoroti tingginya beban biaya...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Terbaik dari NTT Capai Aset Rp1,38 Triliun

KUPANG, Bisnistoday - Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (KSP TLM) Indonesia...

Logo Kemenkop
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Ketua AKSES : Berdirinya Korporasi Tidak Menyejahterakan Rakyat

JAKARTA, Bisnistoday – Kemiskinan terlihat makin sulit dikendalikan dan berjalan massif di...