www.bisnistoday.co.id
Senin , 3 Agustus 2026
Home EKONOMI Kemenperin Optimalkan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
EKONOMINasionalSektor Riil

Kemenperin Optimalkan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

PENGANDAAN BARANG DAN JASA : Inspektur Jenderal Kemenperin, Masrokhan di Jakarta, Selasa (13/12). Kemenperin Optimalkan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian mengajak seluruh anggota kelompok kerja tim nasional program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) untuk konsistendalam pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah. Oleh karena itu, perlu langkah kinerja yang sinergis di antara kementerian dan lembaga terkait agar dapat mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri.

“Salah satunya adalah melalui kegiatan business matching sebagai upaya untuk mempertemukan supply dan demand dalam pengadaan pemerintah,” kata Inspektur Jenderal Kemenperin, Masrokhan di Jakarta, Selasa (13/12).

Melalui pelaksanaan beberapa business matching belanja Produk Dalam Negeri, target pemerintah untuk belanja produk dalam negeri senilai Rp400 triliun telah terlampaui. Hal ini juga didukung dengan regulasi yang terkait, terutama untuk mempermudah serta mempercepat masuknya produk dalam negeri pada pengadaan barang dan jasa pemerintah. “Saat ini telah ditetapkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 43 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penunjukan Lembaga Verifikasi Independen (LVI),” jelas Masrokhan.

Sementara itu, untuk mendorong fasilitasi sertifikat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) bagi industri kecil, Kemenperin juga telah menetapkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 46 Tahun 2022 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri Untuk Industri Kecil. “Peraturan ini ditujukan untuk memberikan kemudahan dan kecepatan proses sertifikasi TKDN bagi Industri Kecil yang tentunya tanpa biaya dan dapat dicetak secara mandiri,” imbuhnya.

Guna mendorong implementasi Program P3DN, Kelompok Kerja Timnas P3DN melaksanakan Rapat Kerja Pokja Timnas P3DN di Jakarta Senin lalu (12/12). Kepala Pusat Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Industri dan Kebijakan Jasa Industri Kemenperin, Heru Kustanto yang juga selaku perwakilan dari anggota Pokja TKDN menyampaikan, pembahasan program kerja Pokja Timnas dibagi dalam tiga ruang diskusi panel, yakni Diskusi Panel Pokja TKDN, Sosialisasi, dan Pemantauan.

“Dari hasil Raker Pokja Timnas P3DN ini, diangkat tiga program prioritas guna mendorong penggunaan produk dalam negeri. Program prioritas pertama adalah terkait dengan pengawasan terhadap proses sertifikasi TKDN,” tuturnya.

Keberlanjutan Sertipikasi TKDN

Pokja TKDN juga memberikan perhatian lebih terhadap konsistensi nilai serta keberlanjutan sertifikat TKDN, termasuk di dalamnya penelahaan nilai TKDN pada pengadaan barang jasa pemerintah. “Kami akan memastikan bahwa produk bersertifikat TKDN akan memiliki konsistensi dan standar guna menjaga kepercayaan dari para pengguna baik Kementerian, Lembaga, BUMN, dan BUMD,” ujar Heru.

Program prioritas kedua adalah sosialisasi ketentuan dan praktik penggunaan produk dalam negeri. Tidak hanya menyasar pengguna produk dalam negeri, yakni pemilik anggaran belanja negara, namun juga kepada masyarakat umum.

“Pokja Sosialisasi akan dibagi dalam dua sub-pokja. Yang pertama bertugas mendorong belanja barang dan jasa produk dalam negeri. Dalam hal ini, program P3DN juga akan didorong masuk pada program pendidikan sejak dini, yakni di jenjang SD dan SMP,” jelas Asdep SDM Pariwisata Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Hermin Esti Setyowati, sebagai perwakilan Pokja Sosialisasi. 

Sedangkan sub-pokja sosialisasi keduabertanggung jawab untuk  menyediakan jawaban atas pertanyaan dari pengguna produk dalam negeri atau masyarakat terkait pelaksanaan P3DN. Selain itu, sub-pokja ini juga bertanggung jawab untuk memberikan akses informasi produk dalam negeri, baik melalui penyediaan kanal maupun konten informasi. 

“Secara garis besar, program sosialisasi ini tidak hanya akan menyasar pada pengadaan pemerintah saja, namun juga akan memperhatikan domestic consumption,” ujarnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

KM Mutiara
Nasional

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Pos Terpadu Dibentuk dan Lanjutkan Evakuasi Penumpang

SUMENEP, Bisnistoday – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memantau proses evakuasi Penumpang...

Kekeringan
HEADLINE NEWSNasional

Ratusan Wilayah Darurat Kekeringan dan Belum Semua Tertangani

JAKARTA, Bisnistoday - Tercatat sebanyak 294 lokasi kekeringan akibat El Nino di...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Komitmen Jaga Integritas Anti Korupsi Guna Sukseskan Program KDKMP

JAKARTA, Bisnistoday –  Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya menjaga integritas dan kepercayaan publik...

Hari Kebaya
Nasional

PLN Icon Plus Sumbagsel Peringati Hari Kebaya Nasional dengan Mengenakan Busana Tradisional Nusantara

PALEMBANG, Bisnistoday – Seiring peringatan Hari Kebaya Nasional, keluarga besar PT PLN...