www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
Home EKONOMI Kementan-Kemenperin Dorong Inovasi Industri Kreatif Pangan Berbasis Digital
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementan-Kemenperin Dorong Inovasi Industri Kreatif Pangan Berbasis Digital

INDUSTRI KREATIF PANGAN: Kementan bersinergi dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong inovasi industri kreatif pangan berbasis digital.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pengembagan hilirisasi pertanian guna mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern sehingga sektor pertanian semakin kuat sebagai penopang pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaaan dan nasional, terutama di tengah tantangan global. Berangkat dari ini, Kementan bersinergi dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong inovasi industri kreatif pangan berbasis digital.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menjelaskan inovasi industri kreatif pangan berbasis digital merupakan salah satu bentuk implementasi arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yakni menjadikan sektor pertanian yang maju, mandiri dan modern sehingga hilirisasi pangan semakin berkembang yang dampaknya meningkatkan nilai tambah produk, ekspor dan kesejahteraan petani.

Hilirisasi produk pangan petani tidak hanya mengenalkan bagaimana hasil produk pangan petani diolah, tetapi juga produk hasil petani oleh UMKM dipasarkan bukan hanya secara offline, tetapi juga secara online atau digital.

“Seluruh pangan lokal seperti jagung, ubi jalar dan lain-lain semuanya mempunyai manfaat yang luar biasa. Dengan kreativitas, semua bagian dapat diolah menjadi produk pertama, sampingan, dan sisanya pun bisa dijadikan kompos. Dengan kemajuan teknologi digital, pemasaran pangan pun menjadi lebih efektif, cepat menembuh konsumen pada semua elemen bahkan ekspor menjadi lebih mudah,” kata Suwandi dalam Bimbingan Teknis dan Sosialisasi (BTS) Propaktani episode 407 yang bertema Inovasi dan Pengembangan Industri Kreatif Pangan Lokal Berbasis Digital, Rabu (6/4).

Menurut Suwandi, kunci keberhasilan komoditas pangan lokal diminati industri yakni melakukan market driven, yakni bagaimana merekayasa sedemikian rupa pangan lokal menjadi lifestyle yang diminati konsumen terutama kaum millenial. Apabila dari sisi market driven didorong, maka petani akan senang karena produknya dibeli dan dipasarkan dengan baik.

“Ekspor singkong dan produk turunannya naik sampi 300 persen. Ubi kayu dan ubi jalar pun naik. Kami sudah bekerja sama dengan hotel agar produk pangan lokal ini bisa masuk ke hotel-hotel dan diperkenalkan secara luas,” jelasnya.

Di acara yang sama, Indra Akbar Dilana dari IKMA, Kemenperin menuturkan industri kecil dan menengah (IKM) merupakan salah satu sektor pada usaha kecil dan menengah yang menekankan proses industri dalam aktivitasnya. Adapun program peningkatan daya saing IKM antara lain melalui akses pembiayaan, mendorong IKM untuk mengakses KUR dan mendorong ekspor.

Berikutnya, lanjut Indra, adalah bahan baku yang berupa material center dan kerjasama logistik. Kemudian fasilitas teknologi dan sarana prasarana produksi serta peningkatan kualitas produk, keahlian SDM dan peningkatan akses pasar.

“Kami juga mempunyai fasilitas promosi IKM makanan, yaitu dengan cara Identifikasi dan analisa trend pasar di lokasi pameran dalam dan luar negeri, kriteria penentuan event atau pameran, publikasi pelaksanaan pameran terpilih, dan pelaksanaan bimbingan ekspor,” ujar Indra./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Sinergikan Tiga Program untuk Capai Target 10 Juta Wirausaha Baru

JAKARTA, Bisnistoday – Lembaga inkubator berperan strategis untuk mencetak wirausaha baru yang...

GT Banyudono
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kementerian PU Pastikan Sepuluh Ruas Tol Baru Beroperasi Fungsional Jelang Nataru

JAKARTA, Bisnistoday– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sedikitnya 10 ruas jalan tol...

Komponen Otomotif
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menperin Menepis Tudingan Adanya Relokasi Sejumlah Perusahaan Komponen Otomotif

JAKARTA, Bisnistoday -Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita memerintahkan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Aturan Baru: Platform E-commerce Wajib Cantumkan Seluruh Biaya Dalam Perjanjian Kemitraan

  JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi...