JAKARTA, Bisnistoday- Berlanjutnya aksi beli oleh investor asing dan menguatnya beberapa komoditas sepertinikel, emas, dan batu bara mendorong menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditengah terkoreksinya sejumlah indeks bursa saham kawasan Asia.
IHSG pada perdagangan Kamis (7/4) ditutup menguat 23,15 poin ke posisi 7.127,37. Sementara indeks LQ45 naik 1,84 poin ke posisi 1.031,96.
Dibuka menguat, IHSG menghabiskan waktu di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih berada di teritori positif hingga penutupan perdagangan bursa saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat dimana sektor keuangan naik paling tinggi yaitu 0,72 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor infrastruktur masing-masing 0,69 persen dan 0,41 persen.
Sedangkan enam sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 1,17 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen primer masing-masing minus 1,15 persen dan minus 0,38 persen.
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau “net foreign buy” di seluruh pasar sebesar Rp538,46 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp414,29 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.387.172 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,81 miliar lembar saham senilai Rp13,57 triliun. Sebanyak 252 saham naik, 265 saham menurun, dan 169 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 461,73 poin atau 1,69 persen ke 26.888,57, Hang Seng turun 271,54 poin atau 1,23 persen ke 21.808,98, dan Straits Times terkoreksi 18,72 poin atau 0,55 persen ke 3.404,23./









































