www.bisnistoday.co.id
Rabu , 16 September 2026
Home EKONOMI Kementerian ATR/BPN dan BPJS Kesehatan Wujudkan “Universal Health Coverage”
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian ATR/BPN dan BPJS Kesehatan Wujudkan “Universal Health Coverage”

KERJASAMA BPJS KESEHATAN : Menteri ATR/BPN, Sofyan A Djalil dalam kesempatan dengan media, di Jakarta, Senin (21/3).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kerja sama antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan (ATR/BPN) dengan BPJS Kesehatan telah diresmikan dalam momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian ATR/BPN Tahun 2022.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang sinergi tugas dan fungsi di bidang agraria/pertanahan, tata ruang, dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti.

Sofyan A. Djalil mengingatkan pentingnya program keluaran dari BPJS Kesehatan bagi masyarakat Indonesia. “BPJS itu universal coverage, seluruh warga negara akan dilindungi kesehatannya oleh BPJS. Ini adalah capaian yang luar biasa. Tidak banyak negara yang setingkat kekayaan Indonesia mampu dan mau melakukan universal coverage seperti ini,” ujarnya dalam Konferensi Pers Rakernas Kementerian ATR/BPN Tahun 2022 di Shangri-La Hotel, Jakarta, Senin (21/3).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan, mengacu pada Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2004, dan UU Nomor 24 Tahun 2011, BPJS Kesehatan telah diamanatkan untuk mewujudkan Jaminan Sosial Kesehatan Semesta atau yang disebut universal coverage.

“Jadi bukan wajib hanya karena Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 saja, namun sudah disebutkan dalam UUD ’45 dan UU 40 dan juga UU 24,” terang Ali Ghufron Mukti.

Ia menjelaskan, dari sisi cakupan kepesertaan sampai tahun 2024 ditargetkan maksimal 98%, itu barulah tercapai universal coverage. “Proteksi Jaminan Kesehatan seluruh masyarakat Indonesia ini akan terwujud apabila memang kita gotong royong. Itu menjadi suatu kenyataan ” tutur Ali Gufron.

“Sampai dengan awal Maret 2022 jumlah peserta JKN-KIS telah mencapai 236 juta lebih atau 86,49% dari total seluruh penduduk Indonesia,” tambah Direktur Utama BPJS Kesehatan saat memberi paparan di Rakernas Kementerian ATR/BPN Tahun 2022.

Pada kesempatan ini, Ali Ghufron Mukti menyampaikan apresiasinya terhadap Kementerian ATR/BPN sebagai instansi pertama yang menindaklanjuti Inpres Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

“Apresiasi luar biasa kepada ATR/BPN yang menindaklanjuti pertama kali lewat Surat Edaran Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT) yang mensyaratkan kepesertaan BPJS Kesehatan aktif dalam proses jual beli tanah per 1 Maret 2022. Kecepatannya luar biasa,” ungkap Ali Ghufron Mukti.

Melalui penandatanganan MoU, kolaborasi Kementerian ATR/BPN dan BPJS Kesehatan diharapkan akan semakin kokoh. Direktur Utama BPJS Kesehatan menjabarkan, sampai 19 Maret 2022 terdata setidaknya ada 22.879 pemohon peralihan tanah, dan sebanyak 3.190 pemohon saja yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Ke depannya, Menteri ATR/Kepala BPN berkomitmen untuk terus memperbaiki layanan bagi masyarakat. “Konsistensi digital, ini akan menjadi program kita. Harus lebih banyak sosialisasi kepada masyarakat, seperti lewat Youtube dan sosial media. Inovasi digital yang sudah ATR/BPN lakukan juga akan terus dikembangkan,” papar Sofyan A. Djalil./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Yili Indonesia
Ekonomi & Bisnis

YILI Tingkatkan Pertumbuhan Joyday melalui Inovasi Produk dan Kolaborasi Strategis dengan Distributor

JAKARTA, Bisnistoday - PT Yili Indonesia Dairy melalui Joyday terus memperkuat kolaborasi...

EKONOMIEnergi

Listrik Jampang Sukabumi Belum Merata, DPRD Jabar Dorong Akses hingga Pedalaman

BANDUNG, Bisnistoday – Infrastruktur kelistrikan di wilayah Jampang, Kabupaten Sukabumi, mulai menunjukkan...

Jalan di Bitung
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Pembangunan Jalan KEK Bitung Perluas Konektivitas Kawasan Ekonomi Khusus

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat konektivitas menuju kawasan...

Ekonomi & Bisnis

Keandalan Listrik Jadi Kunci Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat

BANDUNG, Bisnistoday - Keandalan infrastruktur kelistrikan dinilai menjadi salah satu faktor penting...