www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 17 Januari 2026
Home EKONOMI Kementerian PUPR Wujudkan Proyek Strategis Nasional Irigasi
EKONOMI

Kementerian PUPR Wujudkan Proyek Strategis Nasional Irigasi

proyek irigasi
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday-  Sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan air secara nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan 500.000 hektar irigasi dan merehabilitasi 2,5 juta hektar jaringan irigasi mulai tahun 2020 hingga 2024 mendatang. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Kementerian PUPR telah membangun banyak bendungan di berbagai daerah dan selanjutnya akan diikuti dengan pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi untuk menunjang produktivitas sentra-sentra pertanian. Diharapkan dengan meningkatnya produktivitas pertanian, juga dapat membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19. 

“Pembangunan bendungan diikuti oleh pembangunan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dengan biaya besar dapat memberikan manfaat yang nyata dimana air akan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” jelas Menteri Basuki, dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (29/7). 

Target ini untuk mendukung salah satu sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin yakni peningkatan kuantitas/ketersediaan air untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. 

Berdasarkan Peraturan Presiden No. 56 Tahun 2018 tentang perubahan atas Peraturan Presiden No. 58 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN), tercantum tujuh (7) PSN irigasi yang dikerjakan Kementerian PUPR. 

Dua dari tujuh PSN irigasi telah selesai yakni pembangunan jaringan irigasi pada Daerah Irigasi (DI) Umpu Sistem di Provinsi Lampung berupa saluran suplesi sepanjang 6 km dengan luas areal pelayanan 7.500 hektar, dan DI Leuwigoong berupa saluran irigasi primer sepanjang 86 km yang mengairi area potensial seluas 5.313 hektar.

Menteri Basuki Hadimuljono mendengar penjelasan tentang pengembangan Food Estate, Kalteng, belum lama ini.

Pembangunan Food Estate

Pemerintah saat ini tengah mengembangkan program food estate di Provinsi Kalimantan Tengah. Pembangunan pusat pengembangan tanaman pangan ini diharapkan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa dan menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020 – 2024. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Biro Komunikasi Publik (Kabirkom) KemenPUPR, Endra S Atmawidjaja, dalam keteranganya di Jakarta, Rabu (29/7).

Endra menerangkan, sebagai tahapan awal Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mulai memperbaiki jaringan irigasi pada lahan potensial seluas 165.000 hektare (ha) yang merupakan kawasan aluvial, bukan gambut, pada lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) yang berada di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas. 

“Rehabilitasi jaringan irigasi ini akan dikerjakan secara bertahap mulai tahun ini hingga 2022,” paparnya.

Kabirkom PUPR ini menuturkan, pembangunan food estate tersebut juga sebagai tindak lanjut dari sinyalemen Organisasi Pangan Dunia (FAO) yang memprediksi akan terjadinya krisis pangan. Kehadiran food estate ini diharapkan menjadi cadangan strategis pangan dalam negeri apabila terjadi krisis dan dapat mensuplai bahan pangan baik berupa padi, singkong, jagung, atau cabai.

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pembangunan Kopdes Merah Putih Hadapi Kendala Lahan, Agrinas Harapkan Peran Kemendagri

JAKARTA, Bisnistoday - Proses pelaksanaan pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

EKONOMINasional

Pascabanjir Sumatra, Pemulihan Layanan Publik Mulai Diperkuat

JAKARTA, Bisnistoday - Memasuki fase pascabencana, keberlangsungan layanan publik menjadi salah satu...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Lakukan Pendampingan Koperasi Terdampak Bencana Sumatera

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) segera melakukan pendampingan kepada koperasi-koperasi terdampak...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Dirikan Klinik UMKM Bangkit Bantu Pemulihan Ekonomi Wilayah Terdampak Bencana

ACEH TAMIANG, Bisnistoday – Klinik UMKM Bangkit yang akan menjadi sentra pemulihan...