www.bisnistoday.co.id
Minggu , 9 Agustus 2026
Home HEADLINE NEWS Kereta Api Cepat Jakarta Bandung Kurangi Emisi Carbon
HEADLINE NEWSLingkunganNASIONAL & POLITIK

Kereta Api Cepat Jakarta Bandung Kurangi Emisi Carbon

PEMASANGAN PERANGKAT Kelistrikan KA Cepat Jakarta Bandung.
Social Media

BANDUNG, Bisnistoday- Kereta Api Cepat Jakarta Bandung akan menjadi moda transportasi yang ramah lingkungan karena dalam operasionalnya akan menggunakan sumber daya listrik. Dengan sumber energi listrik, KCJB turut serta menekan emisi CO2 karena penggunaan bahan bakar dari energi yang lebih bersih.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Rahadian Ratry mengatakan, penggunaan energi listrik pada layanan KCJB diharapkan mampu mengurangi emisi karbon di wilayah yang dilalui dari Jakarta hingga Bandung.

“KCJB turut serta dalam kelestarian lingkungan melalui penggunaan energi listrik dalam operasionalnya. Pasalnya, polusi yang dihasilkan dari kereta api dengan bahan bakar listrik adalah nol atau tidak ada sama sekali jika dibandingkan dengan kereta api bertenaga diesel,” ujar Rahadian di Bandung, kemarin.

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Departement for Transport Britania Raya (DfT), karbon per mil penumpang dari kereta listrik lebih rendah hingga 35% dibandingkan kereta diesel. Ini merupakan bukti salah satu sumbangsih dan manfaat kehadiran KCJB di Indonesia. Hal tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo pada konferensi G20 dimana Indonesia turut berkontribusi dalam menangani perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan.

Untuk mengoperasikan KCJB, stasiun, dan seluruh peralatan yang terpasang di trase KCJB dari Halim hingga Tegalluar, dibutuhkan kekuatan hingga 246,3 MVA. Untuk KCJB itu sendiri, tenaga listriknya akan disalurkan melalui jaringan Listrik Aliran Atas atau Overhead Catenary System (OCS).

Perangkat Kelistrikan

Jelang pengoperasian KCJB, pemasangan OCS sudah hampir selesai seluruhnya. Progres pemasangan OCS dari Stasiun KA Cepat Halim hingga Stasiun KA Cepat Tegalluar sudah mencapai di atas 80% seluruhnya. Bahkan untuk ruas Padalarang hingga Stasiun Tegalluar pemasangannya telah mencapai 100%.

KCIC akan terus mengawal jalannya pemasangan OCS agar sesuai dengan standar keselamatan dan keamanan serta terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder. Tujuannya agar KCJB dapat segera dioperasikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Saat ini KCIC bersama seluruh kontraktor sedang melakukan percepatan pemasangan OCS di beberapa stasiun, depo, dan ruas tertentu. Ini adalah komitmen kami untuk bergegas menyelesaikan to do list yang masih ada jelang operasional KCJB.” tutur Rahadian./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kegiatan Sedekah Hutan di FIB UI, Sabtu (8/8/2026) (dok:Adi/Bisnistoday)
EKONOMILingkungan

Memaknai Hutan sebagai Ruang Hidup Melalui Sedekah Hutan

JAKARTA, Bisnistoday – Sabtu (8/8/2026) pagi, ratusan orang yang umumnya mengenakan budaya...

Forum BRICS
HEADLINE NEWS

Mendag Busan Angkat Pembiayaan UMKM dalam Forum BRICS TMM

JAKARTA, Bisnistoday -  Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menegaskan pentingnya sistem perdagangan...

Pasar Saham
HEADLINE NEWS

Tekanan Global dan Domestik Belum Mereda, Ekonom Menyakini Fundamental Ekonomi Indonesia Relatif Kuat

JAKARTA, Bisnistoday – Ekonom meyakini kondisi fundamental perekonomian Indonesia relative kuat, ditengah...

Tol Prosiwangi
HEADLINE NEWS

Tol Probolinggo Situbondo Banyuwangi Hampir Rampung, Perluas Konektivitas Wilayah Timur Pulau Jawa

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) siapkan pengoperasian Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi...