JAKARTA, Bisnistoday – Komite Ekonomi Rakyat Indonesia (KERIS) bersama segenap Pimpinan Organisasi Usaha dan Ekonomi Rakyat, Badan/Lembaga Bantuan Hukum, Perlindungan Konsumen/Produsen, dan media massa sepakat untuk melayangkan Surat Kepada Presiden RI, Bapak Ir. H. Joko Widodo.
Para komunitas asosiasi ini, menyatakan keprihatinannya dengan tema : “BBM Subsidi Naik Gerus Ekonomi dan Daya Beli Rakyat Lonjakkan Inflasi dan Ancaman Krisis Ekonomi dan Sosial.” Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum KERIS, dr Ali Mahsun Atmo, MBiomed saat bertemu dengan para asosiasi lainnya.
Link Video : https://youtu.be/CkWgT2PGcpk
Turut hadir, Ketua Umum APPSINDO (Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Drs H Hasan Basri, SH. MH. Ketua Umum HIPWIN (Himpunan Pedagang Warteg Indonesia) Rojikin Manggala, Ketua Umum Aliansi Jaringan Masyarakat Indonesia, Dr. Douglas Pasaribu, Ketua Umum Asosiasi Driver Online (ADO), Taha Syafriel Baraqbah SH MH.
Negeri Mafia
Ali menuturkan, dengan penuh rasa hormat dan rendah hati disampaikan kepada Presiden Jokowi untuk tiga hal utama. Pertama, mendesak Presiden Jokowi menertibkan lembaga negara yang diduga dikendalikan oleh mafia ekonomi yang menyebabkan keterpurukan ekonomi ralyat dan bangsa Indonesia.
Kedua, mendesak presiden Membentuk Tim Khusus (Timsus) Mafia Ekonomi untuk menanggulangi segala dampak ekonomi, sosial dan politik guna mencegah terjadinya krisis pangan, krisis ekonomi, krisis energi dan krisis sosial politik yang lebih luas.
Demikian juga, ketiga mendesak Presiden Jokowi batalkan kenaikan harga BBM Subsidi (Pertalit dan Solar) karena menggerus daya beli dan ekonomi rakyat./










































