www.bisnistoday.co.id
Senin , 10 Agustus 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat Berkat Pinjaman dari LPDB-KUMKM, Kesejahteraan Anggota KKSA Meningkat
Ekonomi Rakyat

Berkat Pinjaman dari LPDB-KUMKM, Kesejahteraan Anggota KKSA Meningkat

KKSA berencana mengajukan pinjaman lagi untuk yang ketiga kalinya.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Setelah dua kali mendapatkan pinjaman dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) dan lancar pengembaliannya, kini Koperasi Konsumen Karyawan Surya Abadi PT Fajar Surya Wisesa Tbk (KKSA) berencana mengajukan pinjaman lagi untuk yang ketiga kalinya.

KKSA merupakan koperasi primer di wilayah Cikarang Barat, Bekasi, Provinsi Jawa Barat tersebut sebelumnya pada 2022  mendapatkan pinjaman sebesar Rp2,5 miliar, dan tahun 2023 mendapat pinjaman sebesar Rp3 miliar. Kedua pinjaman tersebut hingga kini berstatus kolekbilitas pembayaran lancar. “

Alasan kami memilih LPDB-KUMKM sebagai mitra kerja koperasi dibanding lembaga keuangan atau lembaga pembiayaan lain dikarenakan suku bunga LPDB-KUMKM relatif rendah dan sangat berpengaruh terhadap pendapatan bersih koperasi. Selain itu, sudah ada rencana untuk mengakses kembali dana bergulir untuk pengembangan unit usaha yang lain,” ujar Ketua KKSA, Dadang Komara dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/11).

KKSA merupakan koperasi binaan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi yang memiiliki beberapa usaha seperti retail, pengadaan barang dan jasa, catering dan usaha simpan pinjam di Kabupaten Bekasi. Melalui aplikasi yang bernama Enigma yang beroperasi sejak Bulan November 2021, KKSA meningkatkan kualitas layanan melalui teknologi serta menerapkan aplikasi berbasis digital guna memaksimalkan fungsi layanan kepada anggota.

“Selain itu, secara khusus kami berharap LPDB-KUMKM dapat memberikan kemudahan kepada koperasi-koperasi yang lancar pembayaran pinjaman LPDB-KUMKM, sehingga bisa mengakses pinjaman lebih besar lagi, tentu dengan keringanan dari sisi jumlah nilai jaminan,” harap Dadang.

Target Penyaluran

Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menyatakan, jelang akhir tahun 2023, LPDB-KUMKM optimis mencapai target penyaluran tahun ini sebesar Rp1,8 triliun. Hingga 17 November 2023, LPDB-KUMKM telah menyalurkan pinjaman/pembiayaan di tahun 2023 sebesar Rp1,43 triliun, yakni melalui pola konvensional sebesar Rp872,33 miliar, dan melalui pola syariah sebesar Rp559,11 miliar.

“LPDB-KUMKM memberi dukungan akses permodalan kepada koperasi yang bergerak di berbagai sektor usaha, mulai dari pertanian, perikanan, peternakan, perdagangan, dan jasa. Dukungan keuangan ini diharapkan dapat membantu koperasi dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saingnya,” kata Supomo.

Supomo melanjutkan, LPDB-KUMKM berkomitmen terus mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui badan usaha koperasi. Selain memberi dukungan permodalan bagi koperasi, LPDB-KUMKM juga mendukung pendampingan dan pengembangan kapasitas pengelolaan usaha koperasi melalui Program Inkubator Wirausaha. Program LPDB-KUMKM ini bertujuan untuk mendorong inovasi dan kreativitas di kalangan wirausaha koperasi, UMKM, dan startup.

Baca juga: Jateng Teragresif Mengakses Dana Bergulir dari LPDB KUMKM

“Program dana bergulir dan pendampingan dibutuhkan koperasi dalam mengembangkan dan mengaktualisasi bisnis usaha. Program ini juga penting dalam menjaring koperasi-koperasi potensial yang nantinya akan menjadi mitra-mitra LPDB-KUMKM. Monitoring berkelanjutan pasca penyaluran pinjaman/pembiayaan juga merupakan bagian penting dari upaya LPDB-KUMKM dalam memastikan dana bergulir tepat penyaluran, tepat pemanfaatan, dan tepat pengembalian,” tutur Supomo.

Harapannya, tambah Supomo, dana bergulir dapat diserap dan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh insan koperasi, terutama UMKM sebagai anggota dan merupakan penerima akhir. “Dukungan akses permodalan LPDB-KUMKM diharapkan dapat mendorong koperasi untuk terus meningkatkan produktivitas dan daya saing, terutama dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah, dan pemulihan ekonomi nasional,” tutup Supomo./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BPOM RI
Ekonomi Rakyat

APKLI-P Sinergi Dengan BPOM RI Percepat Izin Edar Usaha Mikro

JAKARTA, Bisnistoday -BPOM RI mencatat sekitar 4,2 juta Usaha Mikro dan Kecil...

Program MBG
Ekonomi RakyatHEADLINE NEWS

Program MBG Dinilai Belum Mampu Mendongkrak Ekonomi Rakyat Kecil

JAKARTA, Bisnistoday – Pengemat ekonomi menilai selama pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis...

Gelombang panas pengaruhi Lahan pertanian di Eropa (dok:Unsplash/Hannah Shedrow)
Ekonomi RakyatLingkungan

Gelombang Panas Pengaruhi Harga Pangan di Eropa

JAKARTA, Bisnistoday - Gelombang panas yang melanda Eropa pada Juni lalu diperkirakan...

Ekonomi Rakyat

Koperasi Kana Raih Penghargaan, Menkop Ferry Dorong Tatakelola Koperasi Seimbangkan Aspek Sosial

JAKARTA - Sektor ekonomi kerakyatan nasional kembali mencatatkan prestasi gemilang melalui pencapaian...